Banjir di Rusun Embrio Jakarta, Sebanyak 340 Orang Mengungsi

Perugas BPBD Jakarta mengevakuasi warga Semper Barat yang rumahnya terendam banjir di Jakarta Utara pada Jumat (22/3/2024). ANTARA/Mario Sofia Nasution

Jakarta, tiradar.id – Banjir yang melanda Kelurahan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara telah menyebabkan sekitar 340 orang mengungsi di Rusun Embrio. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Semper Barat, Rosiwan, pada Jumat pagi.

Rosiwan menjelaskan bahwa dari total jumlah pengungsi tersebut, terdapat 20 orang lanjut usia (lansia), 18 orang balita, dua ibu hamil, dan satu orang dengan disabilitas. Evakuasi dilakukan secara bertahap, namun masih ada sekitar 50 warga yang terjebak banjir dan perlu dievakuasi.

Warga yang dievakuasi ditempatkan di berbagai ruangan di lantai dasar Rusun Embrio, dengan ruangan di lantai atas disiapkan jika keadaan darurat membutuhkan tempat tambahan. Mereka telah diberikan makanan cepat saji dan bantuan selimut serta pakaian dari Sudin Sosial.

Banjir yang merendam rumah warga memiliki ketinggian bervariasi, mulai dari 40 sentimeter hingga 1,5 meter, memaksa mereka untuk mengungsi. Upaya evakuasi terus dilakukan secara bersama-sama antara BPBD Jakarta dan petugas PPSU.

Ketua Regu BPBD Jakarta, Zidan, menyebutkan bahwa pihaknya telah menurunkan 13 personel dan satu unit perahu karet untuk membantu evakuasi warga. Mereka melakukan pendekatan langsung ke rumah-rumah yang terkena banjir dan mengarahkan warga ke tempat pengungsian.

Salah seorang warga, Mimin, mengungkapkan bahwa air masuk ke rumahnya sekitar pukul 03.00 WIB dengan ketinggian mencapai 50 cm. Kondisi tersebut mengharuskannya untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kesigapan dalam menanggapi bencana banjir ini menunjukkan kerja sama yang baik antara pihak berwenang dan masyarakat dalam menangani situasi darurat. Semoga bantuan dan upaya evakuasi terus berlangsung efektif demi keselamatan dan kesejahteraan warga yang terdampak banjir.