Lumbung Pangan Masyarakat Diresmikan

Peresmian Lumbung Pangan MAsyarakat ditandai dengan prosesi gunting pita oleh BUpati Kabupaten Subang, H. Ruhimat. (foto: Porkopim)

Subang, tiradar.id – Bupati Kabupaten Subang H. Ruhimat alias Kang Jimat meresmikan lumbung pangan masyarakat dan sarana pendukungnya yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2022, bertempat di Desa Sukareja Kecamatan Sukasari, Kamis (26/1/2023).

Kadis Ketahanan Pangan Dr. H. Hendrawan, SP., MM. dalam sambutannya menyampaikan, bahwa bantuan yang akan diserahkan tersebut, bantuan Lumbung Pangan Masyarakat kepada 7 Gapoktan dari 7 kecamatan.

“Dari 253 kelompok, diberikan kepada 7 kecamatan,” ujar Hendrawan

Dirinya pun menyatakan akan melakukan monitoring, karena Lumbung Pangan Masyarakat tersebut adalah untuk menjaga kestabilan pangan di masyarakat, terutama jika terjadi bencana.

“Jika stock pangan ada di lumbung, maka akan aman. Kalau misal ada bencana, kita sudah nyetok beras,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pangan Nasional yang diwakili oleh Analis Pasar Hasil Pertanian Endang Ismaryati, S.P., MM dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Presiden RI Ir. H. Joko Widodo sangat menanggapi terkait ketahanan pangan, bukan hanya Makro, tapi hingga ke Mikro.

“Presiden Jokowi serius menanggapi soal pangan, tidak hanya makro tapi hingga mikro,” ujar Endang.

Selain itu, menurut Endang, untuk ketahanan pangan tersebut, BAPANAS tidak bisa bekerja sendiri, sehingga dibutuhkan sinergitas dan bantuan dari semua sektor.

“Saya menghimbau kepada kepala dinas ketahanan pangan, wajib untuk memperkuat kerjasama lintas sector,” tegasnya.

Menutup sambutannya, dirinya mengajak kepada seluruh pihak untuk mampu menjadi solusi dalam berbagai masalah yang terjadi di sekitar.

“Mari kita semua menjadi solusi dari masalah,” ajaknya.

Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan penyerahan secara simbolis Kunci Lumbung Pangan Masyarakat oleh Kang Jimat kepada 7 Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani), Gapoktan Sukses Sejahtera, Desa Sukareja, Kecamatan Sukasari; Gapoktan Tani Jaya, Desa Sukamandijaya, Kec. Ciasem; Gapoktan Sri Jaya, Desa Rancajaya, Kec. Patokbeusi; Gapoktan Tani Makmur, Desa Tambakdahan, Kec. Cijambe; Gapoktan Subur Jaya, Desa Sidajaya, Kec. Cipunagara; Gapoktan Pusakatani, Desa Cidadap, Kec. Pagaden Barat dan Gapoktan Muda Mandiri, Desa Darmaga, Kec. Cisalak.

Bupati Subang H. Ruhimat, atau akrab disapa Kang Jimat menyampaikan harapannya bahwa dengan adanya Lumbung Pangan Masyarakat, warga Kabupaten Subang khususnya tidak akan kelaparan.

“Ulah katangkal rakyat Subang kalaparan (jangan sampai rakyat Subang kelaparan, red),” ujar Jimat.

Kang Jimat pun menyampaikan harapannya, dimana dirinya berharap Bapanas mampu memberikan bantuan kembali untuk menambah LPM di Kabupaten Subang, sehingga Subang mampu menyimpan lebih banyak beras untuk ketahanan pangan nasional.

“Kami masih sangat darurat, mohon kiranya di alokasikan kembali,” tegasnya.

Kang Jimat berpesan kepada para Gapoktan yang mendapat bantuan LPM, untuk mampu merawat dengan sebaik mungkin bantuan yang diberikan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkesinambungan.

“Terima kasih kepada Bapanas tentunya juga kepada para kelompok yang bertanggung jawab atas bantuan ini, yuk tolong dijaga bangunan ini. Kepada semua kelompok saya nitip tolong dijaga dirawat supaya bisa digunakan lebih lama,” tambahnya.

Selain itu, Kang Jimat pun berharap, LPM yang kini diberikan kepada para Gapoktan, mampu memenuhi kebutuhan serta meningkatkan produksi beras khususnya di Kabupaten Subang.

“Banyak manfaat terkait lumbung pangan ini, yang pertama untuk menjemur padi kalau musim hujan, kedua tentunya kapasitas kebutuhan untuk menggiling, mudah-mudahan ini akan mampu meningkatkan produksi beras dalam rangka kebutuhan gapoktan,” jelasnya.

Agenda pun dilanjutkan dengan peresmian Lumbung Pangan Masyarakat oleh Kang Jimat dengan simbolis gunting pita, dilanjutkan dengan meninjau secara langsung proses penggilingan Gabah (Rice Milling Unit) serta tempat Pengeringan Gabah (Bed Drying). (adv/***)