Jakarta, tiradar.id – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sedang mengambil langkah serius dalam memastikan penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat menjelang masa tenang pemilu 2024.
Dalam upaya tersebut, salah satu pesan yang diutamakan adalah mengingatkan masyarakat untuk tidak menyebarkan berita palsu atau hoaks yang belum terkonfirmasi.
Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri, menegaskan bahwa Polri secara konsisten menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang edukatif dan informatif kepada masyarakat.
Beliau menyoroti fenomena maraknya berita palsu atau hoaks yang saat ini tersebar luas di media sosial. Trunoyudo menekankan bahaya dari menyebarkan informasi palsu, yang tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga orang lain.
Trunoyudo menjelaskan bahwa berita palsu umumnya disebarkan melalui metode copy-paste, di mana konten yang telah diedit tanpa disertai sumber informasi yang jelas. Hal ini menunjukkan manipulasi informasi yang bertujuan untuk mencapai kepentingan tertentu.
Selain itu, Trunoyudo menepis klaim bahwa Polri tidak netral dalam Pemilu 2024. Beliau menegaskan bahwa netralitas Polri adalah prinsip yang tak bisa ditawar. Polri berkewajiban untuk mematuhi peraturan perundang-undangan dan peraturan Kapolri (perkap) yang mengatur netralitas dalam konteks pesta demokrasi.
Polri juga tengah fokus pada tanggung jawabnya dalam menjaga keamanan Pemilu 2024 bersama dengan seluruh pemangku kepentingan terkait. Tujuan utamanya adalah mewujudkan Pemilu 2024 yang aman, damai, sejuk, dan bermartabat. Trunoyudo menegaskan komitmen Polri untuk memastikan jalannya proses pemilu yang adil dan demokratis hingga terpilihnya pemimpin nasional yang baru.
Sebelumnya, Irjen Pol. Sandi Nugroho, Kepala Divisi Humas Polri, juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan menjelang hari pencoblosan Pemilu 2024 pada tanggal 14 Februari mendatang. Sandi menegaskan bahwa Polri bersama TNI dan seluruh komponen bangsa siap menjaga keamanan proses pemilu hingga tuntas.
Dengan demikian, Polri terus menggalakkan upaya penyuluhan kamtibmas untuk menghindari penyebaran berita palsu dan memastikan keamanan serta kelancaran Pemilu 2024, yang merupakan tonggak penting dalam proses demokrasi di Indonesia.
Sumber: ANTARA


