Ragam  

Kemenparekraf Dorong Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga Lewat Program Emak-Emak Matic

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (kiri) menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam industri kreatif usai mengikuti acara Creators Lab x Emak-Emak Matic di Makassar, Rabu (23/4/2025). ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti

Jakarta, tiradar.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus mendorong pemberdayaan perempuan, khususnya ibu rumah tangga, melalui program inovatif bertajuk Emak-Emak Melek Teknologi atau Emak-Emak Matic.

Program ini dirancang untuk membantu kaum ibu memperoleh penghasilan tambahan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi digital.

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan bahwa semangat utama dari program ini adalah memberikan pelatihan ekstra bagi perempuan agar mereka dapat menghasilkan pendapatan tambahan dari rumah, terutama di era digital yang serba terkoneksi saat ini.

“Semangatnya adalah untuk mendukung para kaum perempuan dengan pelatihan-pelatihan agar di zaman digital ini mereka bisa punya pendapatan tambahan,” ujarnya saat menghadiri acara Creators Lab x Emak-Emak Matic di Makassar, Rabu.

Menurut data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan masih berada di kisaran 50 persen selama dua dekade terakhir. Angka ini jauh tertinggal dibandingkan TPAK laki-laki yang telah mencapai 80 persen. Padahal, potensi perempuan dalam sektor informal sangat besar, dengan sekitar 66 persen pekerja informal di Indonesia adalah perempuan.

Melihat potensi tersebut, program Emak-Emak Matic bertujuan meningkatkan partisipasi perempuan dalam perekonomian nasional melalui aktivitas ekonomi berbasis digital yang bisa dilakukan dari rumah. Para peserta diberikan pelatihan keterampilan digital dan ekonomi rumah tangga yang relevan, seperti pemasaran online, pembuatan konten, dan pemanfaatan platform e-commerce.

“Kita tidak ingin pelatihan selesai, pulang. Tapi bagaimana hasil dari pelatihan ini benar-benar bermanfaat untuk ibu-ibu semua. Di tengah waktu lenggang bisa berjualan dari rumah,” tambah Riefky.

Lebih lanjut, program ini dikolaborasikan dengan inisiatif swasta seperti Creators Lab dari Tokopedia dan TikTok Shop yang telah digelar di Bekasi dan Tangerang, dan akan berlanjut ke 10 kota lainnya, termasuk Makassar. Tujuan utamanya adalah mencetak kreator konten perempuan yang profesional, berkualitas, dan mampu bersaing, sekaligus mendukung kampanye #BelanjaAman melalui e-commerce.

“Kami menargetkan memberdayakan 10.000 perempuan dan generasi muda hingga akhir tahun melalui program Emak-Emak Matic. Kami sangat mengapresiasi keterlibatan Tokopedia dan TikTok Shop dalam pelatihan ini,” ujar Riefky.

Selain memberdayakan perempuan dan memperkuat UMKM lokal, program ini juga sejalan dengan Asta Cita ketiga Presiden Prabowo Subianto, yaitu menciptakan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif, serta melanjutkan pembangunan infrastruktur.

Dengan dukungan berbagai pihak dan semangat kolaborasi, Emak-Emak Matic menjadi langkah nyata dalam memperkuat peran perempuan sebagai penggerak ekonomi digital Indonesia.

Sumber: ANTARA