Subang Primadona Kawasan Rebana, Fauzi Tegaskan:SDM Subang Jangan Sampai Tertinggal

A. Fauzi Ridwan Anggota DPRD Fraksi PKB Pada saat Rapat Paripurna Istimewa Milangkala Subang Ke-78

Subang, tiradar.id – Anggota DPRD Kabupaten Subang Fraksi PKB, A. Fauzi Ridwan, menegaskan bahwa pengembangan Rebana Metropolitan tidak boleh hanya berorientasi pada investasi, tetapi harus benar-benar memberi dampak langsung bagi masyarakat Subang.

Sebagai anggota Komisi III, Fauzi secara tegas menyoroti arah pembangunan kawasan industri yang dinilai mulai masif, namun belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan daerah, terutama di tingkat desa dan kawasan penyangga industri.

“Rebana ini jangan hanya jadi proyek besar di atas kertas. Ukurannya sederhana: apakah masyarakat Subang ikut merasakan manfaatnya atau tidak,” ujarnya.

Ia menyinggung keberadaan Pelabuhan Patimban memang membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi. Namun tanpa kebijakan yang berpihak, ia khawatir masyarakat lokal justru tertinggal di tengah derasnya arus investasi.

“Jangan sampai tenaga kerja dari luar lebih dominan, sementara masyarakat lokal tidak siap. Ini yang harus diantisipasi dari sekarang,” tegasnya.

Fauzi juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pembangunan industri dan kelestarian lingkungan. Ia menilai, kawasan Rebana akan menghadapi tantangan serius jika tidak diiringi dengan pengendalian tata ruang dan pengawasan lingkungan yang kuat.

“Kalau tidak dikawal, kita bisa menghadapi persoalan besar seperti banjir, kerusakan lingkungan, hingga konflik sosial,” katanya.

Menurutnya, peran DPRD bukan sekadar mendukung pembangunan, tetapi memastikan arah pembangunan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Ia pun mendorong agar pemerintah daerah lebih serius menyiapkan SDM lokal, memperkuat infrastruktur dasar, serta memastikan keterlibatan masyarakat dalam setiap proses pembangunan.

“Rebana ini kesempatan besar. Tapi harus dipastikan Subang tidak hanya jadi lokasi, melainkan juga jadi pelaku utama dalam pertumbuhan ekonomi itu,” pungkasnya.***