
Subang, tiradar.id- Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang mencatat adanya fluktuasi harga pada sejumlah komoditas kebutuhan pokok di Pasar Baru Subang berdasarkan hasil pemantauan harga pada Senin (8/6/2026).
Secara umum, sebagian besar harga bahan pokok masih relatif stabil, meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan dan penurunan harga.
Kenaikan harga paling mencolok terjadi pada komoditas bawang merah yang naik dari Rp45.000 menjadi Rp60.000 per kilogram atau meningkat sekitar 33 persen. Selain itu, bawang putih super juga mengalami kenaikan dari Rp30.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada cabai rawit hijau yang naik dari Rp40.000 menjadi Rp50.000 per kilogram.
Sejumlah komoditas sayuran lainnya turut mengalami kenaikan harga, di antaranya wortel dari Rp16.500 menjadi Rp20.000 per kilogram, buncis dari Rp8.000 menjadi Rp12.000 per kilogram, ketimun dari Rp5.000 menjadi Rp8.000 per kilogram, tomat merah super dari Rp8.000 menjadi Rp10.000 per kilogram, serta kentang dari Rp17.000 menjadi Rp20.000 per kilogram.
BACA JUGA: Musrenbang 2027, Bupati Subang Prioritaskan Aspirasi Rakyat
Sementara itu, beberapa komoditas mengalami penurunan harga. Daging ayam broiler tercatat turun dari Rp35.000 menjadi Rp34.000 per kilogram. Cabai rawit merah juga mengalami penurunan dari Rp70.000 menjadi Rp60.000 per kilogram. Selain itu, harga ikan lele turun tipis dari Rp28.000 menjadi Rp27.000 per kilogram.
Adapun komoditas utama lainnya seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam ras, daging sapi, garam, susu, serta berbagai jenis ikan masih terpantau stabil tanpa perubahan harga yang signifikan.
DKUPP Kabupaten Subang menjelaskan bahwa secara umum kondisi pasokan bahan pokok di Pasar Baru Subang masih aman dan kondusif. Meski beberapa harga komoditas masih tergolong tinggi, kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor cuaca dan distribusi atau logistik. Namun demikian, ketersediaan barang di pasar masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Hasil pemantauan harga di pasar tradisional pasar baru Subang untuk hari ini komoditi tidak banyak mengalami perubahan harga meskipun masih dibilang tinggi karena faktor logistik dan cuaca meskipun demikian pasokan banyak aman kondusif,” tulis keterangan dalam laporan pemantauan harga DKUPP Subang, Senin (8/6/2026).
BACA JUGA: Reynaldy Serukan Generasi Muda Berdaya Saing di Harkitnas, Publik Tunggu Langkah Nyata di Subang
Pemantauan harga ini dilakukan secara rutin sebagai upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat Kabupaten Subang. (Ryan Sevian)