Syukuran Jalan Leucir, Bupati Papahare dengan Warga Bobos

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Papahare dengan warga Bobos. (Foto: Prokopim Subang)

Subang, tiradar.id- Syukuran jalan Leucir, Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, dan ratusan masyarakat Desa Bobos, lakukan makan bersama atau Papahare di tengah ruas jalan Desa Bobos-Rancadaka, Senin (24/08/2026)

Ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Legonkulon dengan Kecamatan Pusakanagara tersebut, sebelumnya kerap dikeluhkan masyarakat karena kondisinya memprihatinkan dan tak tersentuh pembangunan.

Salah seorang warga, Castani, mengaku jalan tersebut telah mengalami kerusakan selama berpuluh-puluh tahun.

“Atas dasar itulah, ketika program perbaikan infrastruktur jalan yang digagas Bupati Subang, Kang Rey, bergulir, masyarakat Desa Bobos langsung menggelar syukuran dengan mengundang Kang Rey secara langsung,” ujar Castani.

Kepala Desa Bobos, Anwar Nurjali, mengaku sangat bersyukur seluruh jalan kabupaten di desanya kini telah selesai diperbaiki. Ia juga mengapresiasi kehadiran Rey yang berkenan hadir langsung di salah satu dusun terujung di Kecamatan Legonkulon tersebut.

“Nuhun pak, tadina teh jalan teh butut. Ayeuna di dusun paling terpencil di Desa Bobos (syukuran), tanda jalan ieu sudah selesai,” ujar Anwar.

Acara syukuran berlangsung hangat dan akrab diawali dengan do’a bersama dan ditutup dengan papahare atau makan bersama, menyajikan menu makanan khas lembur yang menggugah selera seperti nasi kuning, bakakak, dan sambal.

Rey tampak menikmati hidangan tersebut bersama masyarakat Desa Bobos yang tengah berbahagia atas selesainya pembangunan jalan di desa mereka.

Ditemui usai acara, Rey mengatakan, kehadirannya tersebut sama sekali tidak direncanakan sebelumnya. Ia memutuskan datang secara mendadak setelah mendengar betapa antusiasnya masyarakat Desa Bobos menggelar syukuran atas selesainya perbaikan jalan di desa mereka.

“Jadi tadi Saya lagi di kantor, masyarakat pengen syukuran, ini dadakan, ini tanpa rencana. Alhamdulillah, masyarakat senang,” ujar Rey.

Rey mengaku, ruas jalan Bobos-Rancadaka telah lama menjadi perhatiannya untuk segera dituntaskan, dan merasa bersyukur, karena akhirnya telah selesai diperbaiki.

“Bobos-Rancadaka 4 kilometer dari tahun lalu dengan anggaran 11 Milyar terealisasi,” tambahnya.

Kepada masyarakat yang hadir, Rey menegaskan, masih ada pekerjaan rumah yang harus dituntaskan di wilayah tersebut, yaitu sektor pertanian.

Bahkan Rey mengaku dirinya telah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Subang untuk membuat bendungan karet agar sawah di Desa Bobos bisa panen 2 sampai 3 kali dalam setahun.

“PR selanjutnya kiri kanan sawahnya. Insya Allah, tahun depan sudah bisa panen dua sampai tiga kali. PUPR sudah mengkalkulasi untuk membuat bendungan karet, Insya Allah, tahun depan, di awal tahun diintervensi,” jelasnya. ****