IKA Smanda Purwakarta Siap gelar Extravaganza Fun Run Festival 2026

Panitia Extravaganza Fun Run Festival 2026 yang tergabung dalam IKA SMANDA Purwakarta

Purwakarta, tiradar.id,- Extravaganza Fun Run Festival 2026 akan segera di gelar oleh Ikatan Alumni SMA Negeri 2 Purwakarta (IKA Smanda), rangkaian acaranya pun sangat meriah, dari mulai acara utama olah raga, di isi pula oleh pentas musik, seni budaya, hingga UMKM.

 

Event tersebut dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 27 September 2026, dengan pusat kegiatan di kawasan Alun-alun Purwakarta.

 

Ketua pelaksana yang juga alumni SMA Negeri 2 Purwakarta angkatan 1997, Eko Susanto, mengatakan konsep utama kegiatan ini memang lebih menonjolkan unsur kesenangan dibandingkan kompetisi lari.

 

“Jadi di sini kita lebih menekankan fun-nya daripada run-nya,” ujar Eko, Selasa (1/9/2026).

 

Konsep tersebut sengaja dipilih karena peserta yang akan bergabung bukan hanya berasal dari alumni yang masih berusia muda. IKA Smanda menaungi 44 angkatan, mulai dari lulusan 1982 hingga angkatan terbaru.

 

Karena itu, peserta tidak dituntut untuk berlari sepanjang rute.

 

“Kalau yang kuat lari silakan, kalau yang tidak kuat mau jalan kaki juga silakan. Yang penting kita lebih ke fun,” katanya.

 

Rute yang disiapkan juga relatif ringan. Peserta akan memulai perjalanan dari Alun-alun Purwakarta menuju Situ Buleud, kemudian melewati kawasan MPP Bale Madukara dan kembali menuju Alun-alun Purwakarta sebagai titik finis.

 

Jarak keseluruhan rute diperkirakan sekitar 5 kilometer. Dengan jarak tersebut, panitia ingin membuka kesempatan seluas-luasnya bagi alumni lintas generasi maupun masyarakat umum untuk ikut menikmati kegiatan.

 

“Jarak start ke finish itu nggak terlalu jauh,” ujar Eko.

 

Yang menarik, kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan bagi keluarga besar alumni SMA Negeri 2 Purwakarta.

 

Masyarakat umum juga dipersilakan mengikuti fun run maupun datang untuk menikmati rangkaian festival yang disiapkan panitia.

 

Konsep Extravaganza Fun Run Festival 2026 dibuat cukup beragam. Setelah aktivitas olahraga, masyarakat akan disuguhi berbagai kegiatan lain yang menyentuh sektor seni, budaya, musik dan ekonomi kreatif.

 

Panitia bahkan menargetkan sekitar 100 stan UMKM untuk memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal memasarkan produk mereka.

 

Panitia tidak menetapkan batas jumlah peserta. Namun, Eko menyebut angka sekitar 3.000 peserta menjadi target yang ingin dicapai dalam Extravaganza Fun Run Festival 2026.

 

Pendaftaran dapat dilakukan melalui booth atau outlet penjualan tiket yang telah disiapkan, termasuk sejumlah kafe. Pendaftaran juga dapat dilakukan melalui sekretariat panitia di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Sindangkasih, Purwakarta.

 

Untuk semakin menarik minat peserta, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah. Salah satu hadiah utama yang disiapkan adalah satu unit sepeda motor matik. Selain itu, tersedia televisi, sepeda dan berbagai hadiah lainnya.

 

Panitia menyebut kegiatan tersebut mendapat dukungan dari sejumlah sponsor, baik dari kalangan swasta maupun instansi pemerintah.

 

Ketua Dewan Penasihat IKA SMAN 2 Purwakarta sekaligus alumni angkatan 1985, Gegen Diosya Surendageni, mengatakan gagasan festival tersebut berangkat dari keinginan keluarga besar alumni untuk memberikan sesuatu kepada masyarakat.

 

Menurutnya, konsep tersebut membawa semangat “IKA Smanda kanyaah ka warga Purwakarta”.

 

“Di sini adalah melibatkan masyarakat Purwakarta dengan tema bahwa IKA Smanda kanyaah ka warga Purwakarta,” kata Gegen.

 

Karena itu, kegiatan tidak berhenti pada olahraga. Pentas budaya, seni, musik dan kegiatan ekonomi kreatif juga menjadi bagian dari festival.

 

Semangat berbagi juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan. Gegen mengatakan IKA Smanda berencana memberikan bantuan BPJS Ketenagakerjaan selama satu tahun secara gratis kepada warga masyarakat tertentu.

 

Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian alumni terhadap masyarakat Purwakarta.

 

Selain itu, keberadaan stan UMKM diharapkan dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha, terutama anak-anak muda yang memiliki kreativitas dan produk potensial.

 

“Juga di situ kita adakan pentas-pentas budaya, ada di situ seninya, musiknya, olahraga juga ada, sosial juga ada,” ujarnya.

 

Dengan konsep tersebut, festival diharapkan dapat mempertemukan tiga unsur sekaligus, yakni alumni, pemerintah daerah dan masyarakat.

 

Bagi IKA Smanda, festival ini sekaligus menjadi momentum mempertemukan alumni dari berbagai generasi.

 

Empat puluh empat angkatan yang tergabung di dalam ikatan alumni memiliki rentang usia dan pengalaman yang berbeda. Karena itu, konsep kegiatan dibuat tidak terlalu formal agar seluruh generasi dapat menikmati acara.

 

Gegen berharap kegiatan tersebut dapat menjadi agenda positif yang memperkuat hubungan antara alumni, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta.

 

“Kami memohon dukungan baik dari pemerintah daerah, masyarakat Purwakarta khususnya juga dari keluarga besar ikatan alumni SMA Negeri 2 Purwakarta,” katanya.

 

Ia menegaskan, keluarga besar IKA Smanda ingin menunjukkan bahwa keberadaan alumni tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga dapat memberikan kontribusi bagi daerah.

 

“Keluarga besar ikatan alumni SMA Negeri 2 Purwakarta peduli kepada masyarakat Purwakarta, kepedulian kepada alumni, juga kita siap membantu program-program pemerintah daerah,” ujar Gegen.(Supriyadi)