Penanganan Banjir di Pantura Subang Jangan Hanya Mengandalkan Bantuan Dari Pusat

Bupati Subang, Reynaldy (tengah) Saat melakukan pemantauan di Posko Pengungsi banjir Pantura Subang di Pamanukan.

Subang, tiradar.id- Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita menegaskan, untuk penanganan bencana banjir di Pantura Subang, Pemerintah Daerah Kabupaten Subang tidak boleh mengandalkan bantuan dari Pusat.

Hal tersebut ditegaskan Rey, saat melakukan pemantauan ke posko pengungsian korban banjir di Pantura Subang, di Pamanukan, Jum’at (30/1/2026).

“Saat ini, bencana tidak hanya terjadi di Kabupaten Subang, melainkan di berbagai wilayah di Indonesia. Jadi, bantuan dari pusat juga tidak maksimal,”jelasnya.

Meskipun saat ini telah ada dapur umum bantuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, menurut Rey, berapapun dana dan bantuan yang disalurkan tidak akan cukup apabila pola distribusinya dilakukan sembarangan, karena tidak ada yang tahu pasti kapan bencana banjir ini berakhir.

“Karena seberapaun uang digelontorkan kalau ridak tepat sasaran tidka akan cukup karena kita belum tahu banjir ini sampai kapan.” ucap Rey.

Karenanya, Rey meminta, pengambilan bantuan makanan hanya boleh dilakukan oleh masing-masing koordinator dari tiap titik pengungsian, karena apabila diambil perorangan, akan meninbulkan chaos dan kemungkinan bantuan tidak sampai ke yang membutuhkan lebih besar.

“Jangan ada yang perorangan yang meminta makanan. Harus melalui Kepala Desa atau koordinator agar semuanya terbagi merata karena ini kondisi darurat,”tegasnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Rey memohon bantuan seluruh pihak mulai dari RT, RW, dan Kepala Desa untuk bersama-sama memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Data semuanya libatkan RT RW karena semuanya memiliki peran!” perintah Rey. ****