Subang, tiradar.id– Sebuah acara bertajuk bincang-bincang inspirasi yang diinisiasi oleh ekstrakurikuler jurnalistik SMAN 1 Purwadadi menghadirkan narasumber yang spesial, Prof. Dr. Dadan Wildan, M.Hum, Guru Besar Sejarah yang sekarang menjabat sebagai staf Ahli Menteri Sekretaris Negara bidang Politik, Pertahanan dan Keamanan.
Acara yg dilaksanakan pada Sabtu (23/03) sore tersebut berlangsung virtual, para siswa berada di kampus SMAN 1 Purwadadi menyaksikan melalui fasilitas smartboard yang ada di sekolah, sementara Prof. Dadan memberikan wejangan dikediamannya di Kota Bandung.
Menjadi sesuatu yang spesial mengingat menjadi hal yang cukup langka dimana sebuah kegiatan ekstrakulikuler sekolah bisa menghadirkan pemateri seorang guru besar dan juga pejabat tinggi negara yang masih aktif.
Hal ini bisa terlaksana karena ternyata pembina ekstrakurikuler, Andi Arismunandar adalah junior dari profesor Dadan di lingkungan organisasi pecinta Alam Margasophana departemen pendidikan sejarah UPI, karena faktor itulah, penerima 4 tanda penghormatan Satyalancana dari 3 presiden Republik Indonesia tersebut di sela-sela hari liburnya bersedia untuk hadir secara virtual berbagi pengalaman dengan siswa siswi anggota ekstrakurikuler jurnalistik SMAN 1 Purwadadi.
Kegiatan yang konsepnya Talkshow tersebut berlangsung sore hari, sembari “ngabuburit”, Profesor Dadan juga berpesan pada siswa-siswi yang mengikuti kegiatan tersebut.
“Dalam menghadapi masa depan dan berbagai cita cita yang ingin diraih upayakan Ketika nanti kalian sudah menentukan pilihan, fokuslah pada pilihan tersebut, belajarlah untuk menguasai dan menjadi yang terbaik dibidang tersebut, jangan menjadi seperti rata air, jadilah berbeda tapi lebih baik, agar kalian memiliki nilai yang berharga,” nasihat dari Profesor Dadan.
Sosok yang kini juga menjabat Komisaris Utama PT. Perkebunan Nusantara I, selain karena satu organisasi, menyampaikan bahwa dirinya sudah merasa kehidupannya sudah selesai.
“Saya merasa kehidupan dunia saya sudah selesai. Saya sudah mendapatkan lebih dari apa yang saya bayangkan sebelumnya. Tuhan begitu baik kepada saya. Sekarang saatnya saya mempersiapkan kehidupan abadi akhirat dengan cara terus berusaha memberi manfaat kepada masyarakat,” ujar Dadan.
Kalimat dari profesor Dadan tersebut menjadi penutup dari pertemuan sore itu.(budiyana)
