Jakarta, tiradar.id – Pemerintah Indonesia berencana menggelar arak-arakan untuk menyambut para atlet yang berhasil meraih medali di Olimpiade Paris 2024. Acara ini dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 15 Agustus 2024, dengan rute yang memungkinkan masyarakat untuk ikut menyambut dan merayakan keberhasilan para atlet.
Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, dalam sebuah pernyataan di Tangerang pada Rabu, mengungkapkan bahwa arak-arakan ini merupakan bentuk apresiasi dan kebanggaan terhadap para atlet yang telah berjuang keras untuk membawa pulang medali ke Indonesia. “Kita terakhir mendapatkan dua emas 32 tahun lalu. Jadi insyaallah pasti arak-arakan kita akan adakan,” ujar Dito.
Untuk pertama kalinya dalam 32 tahun terakhir, Indonesia berhasil finis dengan dua medali emas di ajang Olimpiade. Dito juga menyatakan bahwa arak-arakan ini akan menjadi momen spesial, di mana para atlet akan diangkut dalam mobil terbuka sehingga masyarakat bisa memberikan penghormatan langsung kepada mereka. Selain itu, para atlet akan langsung dipertemukan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara setelah acara arak-arakan.
Indonesia berhasil mengumpulkan dua medali emas dan satu medali perunggu pada Olimpiade Paris 2024, menempatkan negara ini pada peringkat ke-39 dalam klasemen medali. Medali emas pertama diraih oleh Veddriq Leonardo dalam cabang olahraga panjat tebing speed putra, sementara emas kedua disumbangkan oleh Rizki Juniansyah dari cabang angkat besi kelas 73kg putra. Gregoria Mariska Tunjung juga berhasil menyumbangkan medali perunggu dari cabang bulu tangkis tunggal putri.
Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah memberikan bonus sebesar Rp6 miliar kepada masing-masing peraih medali emas. Sedangkan untuk peraih medali perunggu, bonus yang diberikan sebesar Rp1,650 miliar. Selain itu, para pelatih atlet yang meraih medali emas juga akan mendapatkan bonus sebesar Rp2,750 miliar.
“Namun hari ini kita berikan dahulu istirahat kepada atlet kita sehari, untuk memulihkan kondisi mereka,” ujar Dito, menandaskan bahwa pemulihan kondisi atlet juga menjadi prioritas sebelum mereka mengikuti rangkaian acara arak-arakan dan pertemuan dengan Presiden.
Prestasi yang diraih oleh para atlet ini tidak hanya membanggakan Indonesia, tetapi juga memberikan harapan besar untuk kesuksesan yang lebih besar di Olimpiade berikutnya, termasuk potensi prestasi di Olimpiade Los Angeles 2028.


