Jakarta, tiradar.id – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan pentingnya peran aktif generasi muda dalam pembangunan, khususnya dengan menerapkan nilai-nilai gotong-royong, cinta tanah air, persatuan, dan kekeluargaan. Menurutnya, keterlibatan pemuda sangat dibutuhkan untuk menghadapi berbagai tantangan yang semakin beragam dalam lanskap persoalan dunia yang semakin kompleks.
“Lanskap persoalan dunia yang semakin kompleks saat ini mendorong kita untuk menengok kembali pada nilai-nilai perjuangan pemuda saat Sumpah Pemuda digaungkan pada 1928. Generasi muda harus berperan aktif mengisi kemerdekaan,” ujar Lestari dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.
Menurut Lestari, para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah harus merumuskan kebijakan yang mampu melibatkan masyarakat, termasuk generasi muda, secara aktif dalam proses pembangunan. Hal ini penting agar kebijakan-kebijakan pembangunan yang dihasilkan oleh pemerintah dapat mencakup partisipasi luas dari masyarakat.
Dia menambahkan bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah harus benar-benar dapat memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Indonesia, termasuk masyarakat di wilayah timur seperti Papua. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan juga harus dilihat sebagai kunci utama untuk mencapai tujuan tersebut.
Sementara itu, Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Merauke, Ilham Afandi Wahid, menyoroti bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus mencakup dua aspek utama, yakni pembangunan infrastruktur dan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, pembangunan di daerah seperti Papua Selatan harus dilakukan secara berimbang antara kedua hal tersebut.
Ilham menjelaskan, ketika ada ketersediaan dana, pembangunan infrastruktur dapat berjalan dengan baik. Namun, ia juga menekankan bahwa tanpa kualitas SDM yang memadai, pembangunan infrastruktur yang ada tidak akan dapat bertahan lama dan sulit terlaksana secara berkelanjutan.
Pentingnya kualitas SDM dalam mendukung pembangunan infrastruktur merupakan poin krusial yang diangkat oleh Ilham. Sebab, hanya dengan SDM yang kompeten, pembangunan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat.
Oleh karena itu, untuk mencapai pembangunan yang merata dan berkelanjutan, diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan terutama generasi muda. Partisipasi aktif dan peningkatan kualitas SDM di seluruh wilayah Indonesia akan menjadi kunci sukses dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.


