Subang, tiradar.id – Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang merilis daftar harga rata-rata bahan pokok di Pasar Baru Subang. Laporan tersebut menunjukkan bahwa secara umum harga sembako cenderung stabil, meskipun terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas hortikultura pasca Hari Raya Idulfitri.
Stabilitas pada Bahan Pokok Utama
Komoditas seperti beras premium dan medium masih berada di harga stabil, masing-masing Rp14.000/kg dan Rp12.500/kg. Begitu pula gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu, yang tidak mengalami perubahan harga sejak hari sebelumnya.
Untuk produk daging, harga daging sapi tetap di Rp135.000/kg, sedangkan daging ayam broiler bertahan di Rp35.000/kg dan ayam kampung di Rp70.000/ekor. Telur ayam broiler dan telur ayam kampung juga tidak mengalami fluktuasi, masing-masing dijual Rp28.000/kg dan Rp43.000/kg.
Fluktuasi Harga pada Komoditas Hortikultura
Perubahan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai dan bawang, dengan penurunan harga yang cukup signifikan:
-
Cabe Merah Keriting: Turun 16% dari Rp50.000 menjadi Rp42.000/kg
-
Cabe Merah Besar: Turun 20% menjadi Rp28.000/kg
-
Cabe Rawit Hijau: Turun 31% dari Rp35.000 menjadi Rp24.000/kg
-
Cabe Rawit Merah: Turun 6% ke harga Rp85.000/kg
-
Bawang Merah: Turun tajam 36% dari Rp55.000 menjadi Rp35.000/kg
-
Bawang Putih Super: Turun 5% menjadi Rp40.000/kg
Komoditas sayur lainnya seperti wortel, kol, buncis, dan tomat juga mengalami penurunan harga antara 13–20%. Sementara itu, sawi hijau mengalami kenaikan 33% dari Rp3.000 menjadi Rp4.000/kg.
Infografis Harga Sembako di Subang per 11 April 2025

Komoditas Lainnya Tetap Stabil
Harga produk olahan susu seperti Susu Kental Manis dan Susu Bubuk SGM umumnya stabil, meski Frisian Flag tercatat mengalami penurunan harga sebesar Rp1.000 menjadi Rp13.000/kaleng. Produk garam, ikan segar dan asin, serta buah-buahan seperti pisang dan jeruk juga menunjukkan harga yang tidak berubah.
Data lengkap mengenai harga-harga di pasar subang dapat dilihat pada file berikut ini.
Secara umum, kondisi harga sembako di Kabupaten Subang relatif stabil dengan fluktuasi terbatas pada sektor hortikultura. Penurunan harga cabai dan bawang memberikan sedikit angin segar bagi konsumen, sementara harga bahan pokok lainnya tetap tinggi namun terkendali. Ini menunjukkan stabilisasi pasokan pasca puncak permintaan selama bulan Ramadan dan Idulfitri.
