Subang, tiradar.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang menyiapkan langkah konkret untuk memberantas aksi kriminalitas jalanan dan peredaran gelap narkoba. Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.I.P., berjanji akan memasang jaringan Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah titik rawan kejahatan pada tahun 2027 mendatang.
Janji strategis tersebut ditegaskan pria yang akrab disapa Kang Rey ini saat menghadiri Konferensi Pers Pengungkapan Tindak Pidana Kejahatan Jalanan dan Peredaran Narkotika di Aula Patriatama, Mapolres Subang, Senin (31/8/2026).
“Di 2027 ini, saya akan siapkan CCTV di daerah-daerah rawan kekerasan atau pembegalan. Sistem pengawasan ini nantinya akan terintegrasi langsung dengan Polres Subang,” jelas Kang Rey di hadapan jajaran kepolisian dan awak Media.
Langkah ini merupakan bentuk sinergitas yang kuat antara Pemkab Subang dan Kepolisian. Di hadapan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Wakil Ketua DPRD Subang yang turut hadir, Kang Rey mendeklarasikan genderang perang terhadap segala bentuk kejahatan yang meresahkan warga.
“Komitmen kita bersama Forkopimda Kabupaten Subang adalah untuk berbenah. Kita nyatakan perang dengan narkoba, perang dengan pembegalan. Kepentingan kita sama, yaitu agar masyarakat merasa aman tinggal di Subang,” tegasnya.
Apresiasi Gebrakan Polres Subang
Rencana pemasangan CCTV terintegrasi ini sejalan dengan rentetan prestasi Polres Subang di bawah komando Kapolres AKBP Andi Purwanto, S.I.K., M.H. Meski belum genap dua bulan menjabat, jajaran kepolisian berhasil menyapu bersih berbagai kasus kejahatan dari hulu ke hilir.
Kapolres Subang, AKBP Andi Purwanto memaparkan, melalui Operasi Libas Lodaya 2026, pihaknya sukses meringkus 7 tersangka kejahatan jalanan, termasuk kasus curanmor di Patokbeusi dan Talagasunda, serta pencurian dengan kekerasan di wilayah Kota Subang dan Pamanukan.Sementara itu, dalam kurun waktu 18 hari, Satresnarkoba Polres Subang berhasil mengungkap 11 kasus peredaran sabu, obat sediaan farmasi, hingga tembakau sintetis dengan total 14 orang ditetapkan sebagai tersangka.
“Tidak ada ruang untuk pelaku kejahatan dan peredaran narkotika jenis apa pun di Kabupaten Subang,” tegas AKBP Andi. Ia juga mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan hal-hal mencurigakan, sekecil apa pun informasinya.Ancaman Tegas untuk ASN dan Fokus pada Pendidikan
Selain memastikan keamanan warga, Kang Rey juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Subang.
Tidak ada toleransi bagi abdi negara yang terjerat hukum.”Mau apa pun jenisnya, kita akan ajukan pemberhentian. Saya sudah membentuk Satgas khusus untuk mengecek ASN yang terlibat judi online (judol) atau narkoba, termasuk yang terindikasi penipuan,” ancam Bupati Subang.Sebagai langkah preventif jangka panjang, Pemkab Subang menyoroti krusialnya sektor pendidikan dalam memutus rantai kriminalitas dan narkoba.
Kang Rey menyebut, mengubah karakter generasi muda agar lebih berkualitas adalah pekerjaan rumah bersama antara Pemkab dan Pemprov.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan momen empatik, di mana Bupati Subang bersama Kapolres dan jajaran Forkopimda menyempatkan diri untuk berbincang dan memberikan dukungan moral langsung kepada para korban tindak pidana kekerasan. (***)


