Bisnis  

Robert Kiyosaki Prediksi AS Bakal Jadi Negara Termiskin di Dunia

Ilustrasi Bendera AS

Jakarta, tiradar.id – Robert Kiyosaki, penulis buku best seller ‘Rich Dad, Poor Dad,’ baru-baru ini membuat pernyataan kontroversial dalam sebuah wawancara podcast yang dikutip oleh Benzinga.

Menurutnya, Amerika Serikat diprediksi akan menjadi negara termiskin di dunia di bawah kepemimpinan Presiden Joe Biden. Pernyataan ini disampaikannya setelah kunjungan ke Mumbai selama Growth Summit India 2023 pada September lalu.

Kiyosaki mengungkapkan bahwa kesimpulannya didasarkan pada pengamatannya di daerah kumuh Mumbai yang ia kunjungi. Menurutnya, kondisi daerah kumuh di India mengingatkannya pada perubahan dramatis di Amerika Serikat. Dahulu, Amerika tidak memiliki daerah kumuh seperti itu, tetapi sekarang, daerah kumuh dapat dengan mudah ditemui di seluruh negeri.

“Yang mengejutkan kebanyakan orang adalah Amerika tidak pernah memiliki daerah kumuh seperti itu. (Namun) saat ini daerah kumuh ada dimana-mana di seluruh Amerika,” katanya seperti dimuat di laman CNBC Indonesia, dikutip Selasa (25/12/2023).

Kiyosaki juga memberikan wawasan mengenai cara melindungi kekayaan di tengah kondisi ekonomi yang dianggapnya tidak kondusif. Salah satu strategi utamanya adalah berinvestasi pada aset fisik dan berwujud seperti emas dan perak. Meskipun memiliki sekitar 60 Bitcoin, ia tetap memilih emas dan perak sebagai lindung nilai terhadap inflasi, mengingat kelangkaan inherent dalam logam mulia tersebut.

Selain itu, Kiyosaki menyoroti real estate sebagai investasi favoritnya. Dengan kepemilikan atas 15,000 rumah, ia menekankan bahwa real estate memberikan keuntungan jangka panjang dan dapat menjadi sumber pendapatan yang stabil.

Bagi investor ritel, REIT (Real Estate Investment Trust) yang diperdagangkan secara publik memberikan alternatif yang lebih sederhana dan lebih terjangkau untuk berinvestasi di sektor real estate.

Pecahan kepemilikan, yang memungkinkan investor untuk memiliki sebagian dari properti dengan investasi yang lebih kecil, juga menjadi pilihan yang populer. Beberapa platform bahkan memungkinkan investor membeli saham persewaan keluarga tunggal dengan modal serendah US$100, memberikan penghasilan pasif selain keuntungan jangka panjang.

Kelas aset ketiga yang disoroti oleh Kiyosaki adalah minyak. Ia menyebut minyak sebagai “sumber kehidupan peradaban” dan lebih memilih investasi nyata seperti sumur minyak daripada saham perusahaan minyak. Dalam konteks ini, dia mencatat penutupan Jalur Pipa Keystone XL pada tahun 2021 sebagai faktor yang meningkatkan harga minyak per barel.

Meskipun beberapa saran investasi Kiyosaki mungkin menarik perhatian, tetap penting bagi setiap investor untuk melakukan riset mendalam dan mempertimbangkan situasi keuangan pribadi sebelum mengambil keputusan investasi.