Banggar DPRD Subang Optimalkan BUMD untuk Capai Target PAD Rp1 Triliun pada 2026

Subang, tiradar.id – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Subang menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Subang mencapai angka fantastis, Rp1 triliun pada 2026. Untuk merealisasikan target ambisius tersebut, langkah strategis yang ditempuh adalah dengan memaksimalkan kontribusi dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada.

Anggota Banggar dari Fraksi PKB, A. Fauzi Ridwan, menjelaskan bahwa target PAD dari enam BUMD Subang dipatok sebesar Rp28,5 miliar. BUMD yang dimaksud antara lain Subang Energi Abadi (SEA), Bank Subang, PDAM, Subang Sejahtera, BPR, dan Bank BJB. “Target ini sebagai komitmen untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah,” ujar Fauzi.

Fauzi menambahkan bahwa langkah ini menjadi sangat penting setelah adanya pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp361 miliar pada 2026. Ia menekankan pentingnya memperkuat pendapatan internal, khususnya melalui sektor BUMD. “BUMD harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” tegasnya.

Untuk mendukung pencapaian ini, Fauzi juga menyoroti potensi besar yang datang dari perkembangan industri di Subang. Kehadiran Pelabuhan Patimban dan berbagai kawasan industri baru seperti Subang Smartpolitan dan Taifa Park, menurutnya, membuka peluang bagi BUMD untuk mengembangkan bisnis baru. “BUMD harus menangkap peluang di sektor energi, perbankan, dan jasa industri,” jelasnya.

Terakhir, Fauzi menegaskan pentingnya pengelolaan yang efisien dari BUMD, yang tidak hanya sekadar menjadi beban APBD, tetapi harus bertransformasi menjadi penggerak ekonomi daerah. “BUMD harus menjadi profit center, bukan cost center,” tandasnya. Dengan kerja sinergis antar perangkat daerah, diharapkan target PAD Rp1 triliun bisa tercapai pada 2026.