Subang, tiradar.id – Kabupaten Subang menetapkan target ambisius untuk menjadi kabupaten dengan pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terbaik di Jawa Barat pada periode 2025-2029. Hal ini diharapkan dapat dicapai melalui berbagai strategi pembangunan yang terencana dan menyeluruh.
Pada periode sebelumnya, PAD Kabupaten Subang telah menunjukkan tren positif dengan peningkatan signifikan dari Rp 480 miliar pada tahun 2018 menjadi Rp 621 miliar pada tahun 2023. Melalui target baru ini, Subang ingin terus memantapkan kemandirian ekonominya.
Strategi Pengembangan PAD Kabupaten Subang
Untuk mencapai target PAD terbaik di Jawa Barat, Kabupaten Subang mengimplementasikan berbagai langkah strategis yang melibatkan sektor industri, perdagangan, serta modernisasi birokrasi. Berikut adalah beberapa strategi yang akan dilaksanakan:
- Optimalisasi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Patimban dan Subang KEK Patimban di Subang Utara serta kawasan ekonomi khusus di Subang Tengah dan Barat akan dioptimalkan sebagai pusat industri dan perdagangan. Dengan dukungan Pelabuhan Patimban dan Bandara Kertajati, Subang menjadi lokasi strategis yang menarik bagi investor lokal maupun internasional. Fasilitas ini diharapkan mampu menekan biaya logistik dan menarik lebih banyak investasi.
- Pengembangan Ekosistem Perdagangan Berbasis E-commerce Posisi Kabupaten Subang yang dekat dengan pelabuhan, bandara, dan akses jalan tol memberikan keuntungan untuk mengembangkan ekosistem e-commerce. Dengan biaya pengiriman yang lebih rendah, perdagangan berbasis digital akan meningkat pesat, memberikan kontribusi pada PAD melalui pajak dan retribusi yang timbul dari aktivitas perdagangan.
- Modernisasi Kawasan Industri Kawasan industri Subang akan dipusatkan pada agribisnis, seni budaya, dan perikanan, sehingga menciptakan peluang bisnis lokal yang terintegrasi. Salah satu yang menjadi sorotan adalah sektor agribisnis, khususnya nanas, di mana Subang berpotensi untuk menjadi pusat bisnis nanas di Indonesia. Pengembangan ini diperkirakan akan meningkatkan nilai tambah komoditas lokal sekaligus memperluas lapangan pekerjaan.
Peningkatan Produktivitas dan Tata Kelola Pemerintahan
Selain mendorong sektor ekonomi, pemerintah Kabupaten Subang akan meningkatkan produktivitas birokrat dengan memperbaiki tata kelola pemerintahan melalui program Pro Hire, yaitu perekrutan tenaga profesional guna mempercepat pembangunan.
Langkah ini diiringi oleh digitalisasi di seluruh aspek layanan pemerintah untuk meningkatkan pelayanan publik. Dengan adanya digitalisasi, layanan kepada masyarakat akan semakin cepat, akurat, bersih, dan transparan.
Dengan visi besar ini, Kabupaten Subang berharap mampu mencapai pertumbuhan PAD yang tinggi, yang tidak hanya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat tetapi juga memperkokoh posisinya sebagai kabupaten dengan pertumbuhan PAD terbaik di Jawa Barat.


