Jakarta, tiradar.id – Bagi mereka yang bercita-cita menjadi abdi negara, berita baik datang dari penerimaan calon aparatur sipil negara (CASN). Seleksi CASN akan dibuka lebih fleksibel, bahkan hingga tiga atau empat kali dalam setahun.
Hal ini diumumkan oleh Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen, dalam webinar Diseminasi Transparansi Seleksi CASN 2023 pada Jumat (8/12/2023).
Fleksibilitas dalam pelaksanaan seleksi CASN menjadi mungkin setelah DPR mengesahkan Undang-Undang ASN baru. Undang-Undang tersebut memberikan kewenangan untuk membuka seleksi ASN lebih sering dibandingkan dengan aturan sebelumnya.
Kebijakan baru ini diperlukan karena pemerintah baik pusat maupun daerah seringkali merekrut tenaga honorer untuk mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan oleh ASN yang pensiun atau meninggal. Saat ini, aturan turunan untuk undang-undang tersebut sedang dalam proses penyusunan oleh pemerintah.
Suharmen menjelaskan bahwa pembukaan seleksi CASN yang lebih sering memerlukan persiapan lintas lembaga dan kementerian. Misalnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan perlu menyusun soal-soal ujian, mengingat soal-soal sebelumnya hanya dapat digunakan sekali.
Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa kebijakan ini akan mengarah pada perekrutan yang dapat dilakukan setiap saat. Hal ini membutuhkan persiapan matang dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta lembaga dan kementerian terkait.
Dengan kebijakan ini, diharapkan peserta CPNS dapat mempersiapkan diri secara lebih baik, sementara pemerintah dapat lebih efisien dalam pengelolaan aparatur sipil negara. Kita nantikan perkembangan lebih lanjut terkait persiapan dan pelaksanaan seleksi CASN yang lebih fleksibel ini.