Jakarta, tiradar.id – Pada Minggu, 7 Januari 2024, Polisi mengambil langkah-langkah khusus untuk mengamankan debat Calon Presiden (Capres) Pemilu 2024 yang diadakan di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat. Dalam upaya mengantisipasi potensi ancaman, kendaraan taktis diterjunkan sebagai bagian dari langkah-langkah keamanan yang diambil.
Sebelum debat dimulai, Tim Gegana Brimob telah ditempatkan di “Ring 1,” sementara satu kendaraan taktis berdiri siaga di depan pintu masuk tamu VIP di Jakarta. Pasukan gabungan dari TNI dan pihak KPU melakukan sterilisasi lokasi, sementara puluhan pasukan motor trail dari Polri patroli di sekitar Gelora Bung Karno untuk memastikan keamanan di luar Istora Senayan.
Hingga pukul 14.00 WIB, puluhan polisi dalam seragam lengkap berjaga di pintu masuk dan akses kendaraan menuju Istora Senayan, tempat debat Capres diadakan. Pagar pembatas telah dipasang di depan pintu masuk Istora Senayan, dijaga ketat oleh pasukan gabungan TNI-POLRI yang memeriksa barang bawaan tamu dan awak media yang akan meliput debat.
Debat Capres ini melibatkan sebanyak 3.041 personel gabungan dari Polda Metro Jaya. Rincian personel tersebut melibatkan 2.877 personel Polri (Satgaspus 727 personel, Satgasda 2.000 personel, dan Satgasres 100 personel), 120 personel TNI (TNI AD 100 personel dan POM AD 20 personel), serta 94 personel Pemda DKI (Satpol PP 40 personel, Dishub 35 personel, Derek 5 personel, dan Damkar 14 personel).
Karo Penmas Divisi Humas Polri sekaligus Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa dari 12 pintu akses di kawasan GBK, beberapa akan ditutup sebagian untuk tujuan keamanan. Pintu akses yang ditutup meliputi pintu satu, dua, tiga, empat, enam, sembilan, sebelas, dan dua belas, sementara pintu lima dan delapan hanya digunakan untuk akses keluar, dan pintu tujuh serta sepuluh digunakan untuk pintu akses masuk dan keluar.
Debat Ketiga Capres Pemilu 2024 yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengangkat tema pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri. Acara tersebut dipandu oleh dua moderator, Anisha Dasuki dan Aryo Ardi, dengan 11 orang panelis sebagai tim penyusun pertanyaan untuk ketiga Capres yang berpartisipasi dalam Pilpres 2024.


