Presiden Prabowo: Saatnya Pemerintah Lebih Proaktif dalam Komunikasi Publik

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sesaat setelah dilantik di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10).

Jakarta, tiradar.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Sarasehan Ekonomi Nasional yang menghadirkan berbagai asosiasi pengusaha dan pelaku industri merupakan langkah awal pemerintah dalam membangun komunikasi publik yang lebih aktif dan terbuka kepada masyarakat.

“Acara ini diselenggarakan karena saya merasa setelah enam bulan masa kerja pemerintahan yang saya pimpin, sebagai pemegang mandat dari rakyat sejak 20 Oktober 2024, sudah saatnya kita lebih komunikatif dan proaktif dalam memberikan keterangan kepada publik,” ujar Prabowo dalam sambutannya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (Jakarta, 8 April 2025).

Menurut Prabowo, forum ini menjadi sarana penting agar masyarakat dapat lebih memahami kondisi serta kebijakan-kebijakan yang ditempuh oleh pemerintah, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global yang terus berkembang.

Salah satu alasan digelarnya sarasehan ini juga merupakan respons pemerintah terhadap kebijakan tarif resiprokal yang diumumkan Amerika Serikat pekan lalu. Presiden menegaskan bahwa transparansi dalam menjelaskan langkah-langkah pemerintah merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik di tengah situasi global yang penuh tantangan.

Lebih lanjut, Prabowo mengakui bahwa selama enam bulan pertama masa pemerintahannya, komunikasi publik belum berjalan optimal. Ia menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi karena kecenderungannya untuk bekerja dalam diam dan lebih mengutamakan hasil nyata dibandingkan banyak berbicara di depan publik.

“Saya enggan bicara tanpa bukti nyata. Itu sifat saya. Saya harus selalu dinilai dari hasil kerja dan prestasi,” ungkapnya.

Namun, seiring dengan mulai terlihatnya hasil dari sejumlah program kerja pemerintah—seperti kebijakan bagi para petani yang berhasil meningkatkan produksi dan penyerapan gabah secara nasional—Prabowo merasa kini saatnya pemerintah tampil lebih terbuka dan percaya diri.

Ia menegaskan bahwa ke depannya pemerintah akan lebih aktif dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat agar seluruh program dan kebijakan dapat dipahami secara utuh.

“Akhirnya saya ambil kesimpulan, oke saya harus proaktif. Sekarang saya berdiri di sini lebih optimis, lebih percaya diri, karena buktinya sudah mulai terlihat,” pungkas Prabowo.