Menghadirkan Kesenian Subang, Kang Jimat Sambut Presiden Prabowo dengan Penuh Bangga

Jakarta, tiradar.id – Suasana penuh semangat menyelimuti Taman Soerapati hingga Bunderan Hotel Indonesia hari ini, saat relawan Prabowo-Gibran dan masyarakat dari daerah Subang, Majalengka, dan Sumedang menggelar rangkaian kegiatan untuk menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming. Kegiatan ini dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai komunitas serta seni budaya lokal.

Acara diawali dengan longmarch yang membawa peserta dari Taman Soerapati menuju Bunderan Hotel Indonesia. Masyarakat terlihat antusias menyambut kedatangan kedua pemimpin negara tersebut, yang menjadi momen bersejarah bagi Indonesia. Dalam kesempatan ini, peserta juga mengantar keberangkatan Bapak Jokowi, Presiden sebelumnya.

Salah satu atraksi yang mencuri perhatian adalah pentas Sisingaan, kesenian tradisional yang menjadi kebanggaan masyarakat Subang. Kegiatan ini menampilkan keindahan dan kekayaan budaya Indonesia di hadapan kedua Presiden, yang berlangsung di lokasi ikonik, Bunderan Hotel Indonesia.

Kang Jimat, salah satu tokoh Subang, menyatakan kebanggaannya, “Saya sangat bersyukur dan bangga bisa menyambut kedatangan Presiden Prabowo setelah resmi dilantik pada hari ini. Kharisma yang sangat luar biasa di mana rakyat sangat antusias menyambut Presiden Prabowo dan Presiden Jokowi. Keduanya merupakan sosok hebat yang dimiliki Indonesia.”

Ia juga menambahkan, “Saya sangat bangga kesenian kebanggaan milik rakyat Subang, yaitu sisingaan, bisa saya hadirkan dan ditampilkan di hadapan dua Presiden Indonesia.”

Sementara itu, Kang Niko Rinaldo juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bapak Jokowi dan ucapan selamat bekerja untuk Prabowo-Gibran. “Saya merasa terhormat dan bangga, sebagai warga Subang, bisa hadir di tengah-tengah pesta rakyat dalam mengantarkan Pak Jokowi dan menyambut Presiden ke-8 Prabowo Subianto bersama Mas Gibran,” ungkapnya.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk menyambut pemimpin baru, tetapi juga menunjukkan kekayaan budaya lokal yang ada di Indonesia. Dengan dukungan masyarakat dan relawan, suasana hari ini dipenuhi dengan semangat persatuan dan kebanggaan akan identitas budaya daerah.