
TIRADAR.ID, SUBANG – Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang mencatat adanya fluktuasi harga sejumlah bahan pokok di Pasar Baru Subang pada Rabu, 20 Mei 2026.
Meski beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, kondisi pasokan barang kebutuhan pokok dipastikan masih aman dan kondusif.
Berdasarkan laporan pemantauan harga harian DKUPP Subang, kenaikan terjadi pada komoditas cabai merah besar yang naik dari Rp40 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram atau meningkat 25 persen.
Selain itu, harga kentang juga mengalami kenaikan dari Rp15 ribu menjadi Rp17 ribu per kilogram.
Kenaikan harga turut terjadi pada komoditas ketimun yang naik dari Rp8 ribu menjadi Rp9 ribu per kilogram.
Sementara itu, sejumlah komoditas justru mengalami penurunan harga. Cabai rawit hijau turun dari Rp60 ribu menjadi Rp50 ribu per kilogram, sedangkan cabai rawit merah turun dari Rp80 ribu menjadi Rp72 ribu per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada harga wortel dari Rp14 ribu menjadi Rp13 ribu per kilogram dan tomat hijau yang turun cukup signifikan dari Rp10 ribu menjadi Rp6 ribu per kilogram.
Adapun harga kebutuhan pokok lainnya seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, telur, bawang merah, bawang putih hingga ikan segar terpantau stabil tanpa perubahan harga.
DKUPP Subang menyebut fluktuasi harga dipengaruhi faktor distribusi dan logistik. Meski demikian, ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Komoditi sudah terlihat adanya fluktuasi harga faktor logistik, meskipun demikian pasokan masih aman dan kondusif,” demikian keterangan dalam laporan pemantauan harga DKUPP Kabupaten Subang. (ryan sevian)