
Subang,tiradar.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang menunjukkan kinerja agresif dalam 100 hari, memperkuat berbagai program strategis untuk menekan angka kemiskinan. Hal tersebut mengemuka dalam kegiatan evaluasi dan refleksi 100 hari kinerja yang dirangkaikan dengan “BAZNAS Subang Award”, di Aula Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Rabu (22/4/2026).
Ketua BAZNAS Subang, A. Sukandar, menegaskan bahwa zakat, infak dan sedekah (ZIS) tidak hanya diposisikan sebagai kewajiban keagamaan, tetapi sebagai instrumen nyata dalam melawan kemiskinan dan mewujudkan keadilan sosial.
“Dalam 100 hari ini, kami ngabret membangun pondasi. Zakat harus hadir sebagai solusi konkret bagi masyarakat, terutama dalam mengentaskan kemiskinan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sejumlah langkah strategis dilakukan, mulai dari penguatan tata kelola kelembagaan, penyusunan regulasi, pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai tingkatan, hingga peningkatan penghimpunan zakat, khususnya pada momentum Ramadan.
Program unggulan seperti Subang Cageur, Subang Bageur, Subang Pinter dan Subang Singer menjadi ujung tombak dalam penyaluran dan pemberdayaan masyarakat, menyasar sektor kesehatan, sosial, pendidikan, hingga ekonomi produktif.
Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi mengapresiasi langkah cepat BAZNAS yang dinilai mampu menjawab keterbatasan anggaran pemerintah dalam menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat.
“BAZNAS hadir menjadi solusi di tengah keterbatasan APBN dan APBD. Dengan gerak cepat ini, zakat bisa menjadi kekuatan nyata dalam menekan kemiskinan,” ungkapnya.
Ia juga mendorong agar potensi zakat dari sektor swasta dapat lebih dioptimalkan, sehingga dampak program semakin luas dirasakan masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi atas kinerja di lapangan, BAZNAS Subang memberikan penghargaan kepada UPZ tingkat kecamatan yang dinilai berprestasi dalam penghimpunan zakat.
Kategori Aspek Penghimpunan Terbaik:
Kecamatan Jalancagak
Kecamatan Pagaden Barat
Kecamatan Ciater
Kategori Peningkatan Penghimpunan Terbanyak:
Kecamatan Kalijati
Kecamatan Purwadadi
Kecamatan Sagalaherang
Kategori Setoran Terbesar:
Kecamatan Subang
Pemberian penghargaan ini menjadi simbol bahwa gerakan zakat di Subang tidak hanya berjalan, tetapi terus didorong untuk semakin kuat, terukur, dan berdampak luas dalam upaya melawan kemiskinan.
Kegiatan ditutup dengan peluncuran Buku Fiqih Zakat Kontemporer sebagai bagian dari penguatan literasi dan kesadaran masyarakat terhadap peran strategis zakat dalam pembangunan daerah.***