Orang Tua Siswa Kecewa Seragam Sekolah Gratis Tak Bisa Dipakai karena Kekecilan

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

TIRADAR.ID, SUBANG – Program pembagian seragam sekolah gratis dari Dinas Pendidikan Kabupaten Subang menuai keluhan dari sejumlah orang tua siswa. Pasalnya, banyak seragam yang dibagikan tidak bisa digunakan karena ukuran terlalu kecil, baik untuk baju, celana, rok maupun topi.

Keluhan tersebut salah satunya datang dari wali murid di salah satu SMP wilayah Pusakanagara, Kabupaten Subang. Mereka mengaku kecewa karena program yang diharapkan dapat meringankan biaya pendidikan justru tidak sepenuhnya bermanfaat.

Salah seorang wali murid, Asid, mengaku kecewa lantaran seragam gratis yang diterima anaknya tidak dapat dipakai akibat ukurannya kekecilan.

“Sudah pasti kecewa. Seragam sekolah gratis yang diharapkan bisa meringankan beban biaya malah tidak bisa digunakan. Buat apa dibagikan kalau tidak bisa terpakai,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (20/05/2026).

Menurut Asid, sebelumnya pihak sekolah telah meminta ukuran pakaian siswa baru. Namun saat seragam dibagikan, ukuran yang diterima dinilai tidak sesuai dengan data yang sudah diberikan.

“Anak sudah masuk sekolah hampir satu semester, seragam baru dibagikan, eh pas dipakai malah kekecilan,” katanya.

Ia menambahkan, program seragam gratis sebenarnya sangat membantu masyarakat, terutama bagi keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi. Namun jika kualitas dan ukuran seragam tidak sesuai, manfaat program tersebut dinilai menjadi tidak maksimal.

“Banyak orang tua sangat membutuhkan program ini. Tapi kalau seragamnya tidak bisa dipakai, akhirnya tetap harus beli lagi di luar dan itu membutuhkan biaya besar,” ungkapnya.

Bahkan, di beberapa sekolah disebutkan ada pihak yang menyarankan orang tua membeli seragam sendiri apabila memiliki kemampuan lebih.

Kondisi tersebut dikhawatirkan tidak hanya terjadi di satu sekolah saja, melainkan juga dialami siswa di sekolah lain di wilayah Kabupaten Subang. Karena itu, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi dan menyiapkan penggantian bagi seragam yang tidak sesuai ukuran.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Subang maupun Kepala Bidang SD dan SMP belum memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait keluhan tersebut. (Ryan sevian/Asep Hodayat)