Purwakarta, tiradar.id – Dalam rangka menyambut bulan Muharram 1447 H, Lembaga Dakwah Islam Kampus (LDIK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Islam Dr. Khez Muttaqien (UNISMU) Purwakarta menggelar Kajian Inspiratif bertajuk “Semangat Perjuangan Menegakkan Syiar dan Dakwah serta Kreativitas di Kalangan Generasi Muda”, Sabtu (19/7/2025).
Bertempat di Aula FEB UNISMU, kegiatan ini diikuti antusias oleh mahasiswa lintas fakultas dan menjadi ajang pembinaan spiritual sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman di lingkungan kampus.
Hadir sebagai narasumber utama, Ustadz Zulhairi menekankan pentingnya dakwah yang relevan dengan zaman, namun tetap berlandaskan akhlak, ilmu, dan nilai-nilai Islam yang kokoh. Ia mengajak mahasiswa menjadikan Muharram sebagai momentum memperkuat komitmen iman dan ukhuwah Islamiyah.

“Dakwah yang efektif di era digital harus menyentuh realitas generasi muda, namun tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman. Muharram adalah waktu yang tepat untuk refleksi, memperbaiki diri, dan meneguhkan misi dakwah,” ujarnya.
Dukungan kampus terhadap kegiatan ini tampak dari kehadiran Ketua Program Studi Manajemen FEB, Patoni, S.Pd., M.Pd., M.M., serta Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FEB, Dr. Dedeng Abdulgani Amrullah, S.E., M.Si. Keduanya menegaskan bahwa pembinaan karakter spiritual menjadi bagian penting dari pengembangan kapasitas mahasiswa UNISMU.
“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa dilatih tidak hanya secara akademik, tetapi juga dibina spiritualitas dan kepemimpinannya. Ini bagian dari proses mencetak lulusan berintegritas,” tutur Patoni.
Sementara itu, Dr. Dedeng menyatakan bahwa LDIK FEB berperan sebagai motor penggerak pembinaan religius mahasiswa, sekaligus menjadi wadah yang menanamkan nilai-nilai dakwah dan akhlak mulia.
“LDIK adalah media pembinaan karakter spiritual mahasiswa. Kami ingin mahasiswa FEB unggul secara akademik, tapi juga berakhlak baik dan memiliki semangat dakwah,” jelasnya.
Ketua UKM LDIK, Rega Nugraha, mengungkapkan bahwa kajian ini merupakan inisiatif mahasiswa sendiri, sejalan dengan visi kampus sebagai institusi Islam.
“Kajian ini lahir dari semangat kami sebagai mahasiswa dan generasi muda. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa menjadi tradisi dan terus didukung oleh kampus dan organisasi kemahasiswaan,” ujar Ega.
LDIK FEB UNISMU kini diposisikan sebagai laboratorium kepemimpinan spiritual mahasiswa—tempat mengasah literasi Islam, keterampilan dakwah, pembinaan akhlak, dan penguatan peran keagamaan dalam kehidupan kampus.
Melalui kolaborasi aktif antara BEM, UKM LDIK, dan struktur fakultas, program pembinaan keagamaan di FEB UNISMU dirancang lebih terjadwal dan berdampak terhadap pembentukan karakter dan kompetensi sosial-keagamaan mahasiswa ekonomi dan bisnis.
Laporan: Riyan Kurnia


