Purwakarta, tiradar.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun RSUD Bayu Asih Purwakarta yang ke-94, serangkaian acara digelar, termasuk kegiatan bakti sosial (baksos) kesehatan. Salah satu kegiatan baksos ini diselenggarakan di beberapa pelosok Purwakarta, salah satunya di Desa Cibeber, Kecamatan Kiarapedes.
Bakti sosial ini meliputi donor darah oleh pegawai RSUD Bayu Asih serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Hal ini menjadi bentuk pengabdian pihak rumah sakit kepada masyarakat Purwakarta. Direktur RSUD Bayu Asih Purwakarta, Dr. Tri Muhammad Hani, MARS, MH (Kes), menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya rumah sakit untuk memberikan kontribusi positif bagi kesehatan masyarakat.
“Semoga bakti sosial ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan gratis,” ujar Dr. Tri Muhammad Hani.
Tahun ini, RSUD Bayu Asih Purwakarta resmi berusia 94 tahun, sejak pertama kali beroperasi pada tahun 1930 sebagai warisan kolonial Belanda. Dr. Hani juga menyampaikan harapannya bahwa rumah sakit ini dapat terus meningkatkan layanan dalam perjalanannya menuju usia satu abad.
RSUD Bayu Asih juga terus berupaya mengubah citra yang selama ini dikenal sebagai ‘Bayu Antep’ menjadi ‘Bayu Gercep’ (gerak cepat). Di bawah kepemimpinan Dr. Tri Muhammad Hani, berbagai kebijakan baru telah diterapkan, terutama dalam hal pelayanan terhadap pasien.
Pada acara puncak HUT yang digelar pada Sabtu, 19 Oktober 2024, di taman rumah sakit, berbagai kreasi seni dari para dokter dan pegawai ditampilkan untuk menghibur masyarakat. Acara ini juga dihadiri oleh Pj Bupati Purwakarta Benni Irwan, Sekda Purwakarta Norman Nugraha, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Pj Bupati Purwakarta, Benni Irwan, mengapresiasi acara ini, terutama pemilihan tempat di area terbuka yang memungkinkan masyarakat turut menikmati perayaan. Dalam kesempatan itu, Benni bahkan ikut bernyanyi, yang ia sebut sebagai pengalaman pertama selama menjabat sebagai Pj Bupati.
Benni juga memuji kemajuan signifikan yang telah dicapai RSUD Bayu Asih dalam meningkatkan pelayanan. Menurutnya, rumah sakit ini telah berhasil meninggalkan kesan negatif sebagai ‘Bayu Antep’. Meski demikian, ia juga menegaskan bahwa masih ada pembenahan yang perlu dilakukan, seperti penambahan sarana, prasarana, dan tenaga medis spesialis.
Direktur RSUD Bayu Asih, Dr. Tri Muhammad Hani, menegaskan komitmen pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Penerapan konsep 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) menjadi standar utama pelayanan di rumah sakit ini.
RSUD Bayu Asih juga terus berupaya menambah jumlah dokter sub-spesialis untuk menangani berbagai penyakit kompleks. Dengan doa dan dukungan masyarakat, Dr. Tri Muhammad Hani berharap RSUD Bayu Asih menjadi rumah sakit terbaik di Purwakarta. (Supriadi)


