Lebih dari 2.000 Warga Jakarta Mengungsi Akibat Banjir

Sejumlah pengendara motor menuntun motornya melewati banjir di Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta, Selasa (28/1/2025). Banjir setinggi 50 sentimeter akibat tingginya intensitas hujan tersebut membuat sejumlah kendaraan mogok dan lalu lintas jalan tersendat. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/gp/foc/pri.

Jakarta, tiradar.id – Jakarta kembali dilanda banjir yang menyebabkan lebih dari 2.000 warga terpaksa mengungsi ke lokasi-lokasi aman. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat bahwa mayoritas pengungsi berasal dari wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Timur, di mana curah hujan tinggi menyebabkan genangan air yang merendam rumah-rumah warga.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengungkapkan bahwa pengungsi telah ditempatkan di beberapa lokasi yang lebih aman. Berikut ini adalah beberapa titik pengungsian di Jakarta Barat:

– Kelurahan Duri Kosambi
– Mushala Darussalam RT006/RW05: 200 jiwa
– Mushola Isroruddin RT0001/RW05: 150 jiwa

– Kelurahan Kedaung Kali Angke
– Masjid Jami Alfudholah: 37 jiwa

– Kelurahan Tegal Alur
– Rusun Lokbin: 83 jiwa
– Mushola Alhidayah: 47 jiwa
– Mushola Al Madin Nurul Ikhwan: 90 jiwa
– Mushola Durrotul Abiddin: 24 jiwa
– Mushola Nur Syafinah: 80 jiwa
– Mushola Jami Nurul Hidayah: 29 jiwa
– RPTRA Alur Kemuning: 5 jiwa
– Mushola Al-Mukhlisin: 253 jiwa
– Masjid An-Najiah, Masjid Darurrohman, dan Ponpes An-Najiah: 470 jiwa

– Kelurahan Pegadungan
– Masjid Sawatul Ummah RT005/RW004: 300 jiwa

Di wilayah Jakarta Timur, jumlah pengungsi terbesar berada di Kelurahan Cakung Timur, dengan 1.240 jiwa mengungsi di Gereja Advent yang berlokasi di Jl. Pulau Sangiang.

BPBD DKI Jakarta mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Dalam keadaan darurat, warga diminta segera menghubungi nomor darurat 112, yang beroperasi selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis.

Banjir yang terjadi kali ini diduga akibat hujan ekstrem yang mengguyur seluruh Jakarta sejak Rabu pagi hingga malam. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pun telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk menangani dampak banjir dan memastikan keselamatan warga.