Subang, tiradar.id – Tahun 2024 menjadi tahun yang penting bagi Indonesia karena akan menjadi saat Pemilihan Umum (Pemilu) kembali digelar.
Seperti dalam tahun politik sebelumnya, peran publik figur, termasuk musisi, kembali menjadi sorotan dalam pesta demokrasi ini. Mereka dengan terbuka menyuarakan pilihan atau dukungan politik mereka kepada salah satu kubu yang bertarung.
Namun, ada yang menarik perhatian dalam perbincangan politik saat ini, yaitu sikap netral yang dipegang oleh salah satu band besar Indonesia, Slank.
Band yang telah lama dikenal oleh masyarakat tanah air ini belum memberikan klarifikasi atau pandangan politik mereka menjelang Pemilu 2024.
Salah satu anggota Slank, Bimbim, yang menjabat sebagai drummer band ini, baru-baru ini ditanya oleh sejumlah wartawan terkait pandangan politiknya.
Namun, dengan tegas, Bimbim menjawab, “Jangan bicara politik dulu.” Sikap tegas ini menunjukkan bahwa Slank tampaknya masih enggan membicarakan pilihan politik mereka.
Pada kesempatan yang sama, Bimbim juga menegaskan bahwa daripada membahas politik, ia lebih memilih untuk membicarakan bagaimana cara menangani permasalahan narkoba di Indonesia.
Hal ini menunjukkan bahwa Slank, sebagai salah satu band yang memiliki pengaruh besar di negeri ini, memiliki fokus pada isu-isu sosial yang memengaruhi masyarakat Indonesia.
Menariknya, dalam salah satu konser yang digelar di Subang, pada Minggu (29/10/2023) Slank membawakan lagu berjudul “Samber Gledek.” Lagu ini dikenal memiliki lirik yang mengisahkan seseorang yang mengalami ketergantungan pada narkoba. Pilihan untuk membawakan lagu dengan pesan sosial ini dapat dianggap sebagai upaya band ini dalam menyuarakan kesadaran akan bahaya narkoba di masyarakat.
Sikap netral Slank dalam hal politik adalah pilihan yang menarik, terutama di tengah polarisasi politik yang seringkali terjadi dalam periode pemilihan. Meskipun band ini mungkin memiliki pandangan politik pribadi, mereka memilih untuk menjaga netralitas mereka dan lebih memusatkan perhatian pada isu-isu sosial yang dianggap lebih penting bargi mereka.
Sebagai ikon musik tanah air, Slank tetap menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama dalam menyuarakan pesan-pesan positif dan sosial melalui musik mereka. Meskipun Pemilu 2024 semakin dekat, kita dapat menantikan dengan penasaran sikap Slank yang mungkin tetap netral dan fokus pada pesan-pesan positif yang ingin mereka sampaikan kepada masyarakat Indonesia.


