Jakarta, tiradar.id – Francesco Bagnaia dari tim Ducati memenangkan Grand Prix Valencia, yang menjadi penutup musim MotoGP, pada hari Minggu (24/11). Kemenangan ini membuatnya meraih gelar juara dunia MotoGP untuk kedua kalinya secara beruntun.
Peserta lain yang berada dalam persaingan ketat untuk gelar, Jorge Martin dari Pramac Racing, mengalami kecelakaan setelah bertabrakan dengan Marc Marquez. Martin sebelumnya memenangkan sprint hari Sabtu dan hanya tertinggal 14 poin dari Bagnaia sebelum balapan terakhir.
Bagnaia, yang memulai balapan dari posisi terdepan setelah Maverick Vinales mendapat penalti tiga tempat, melakukan start yang sangat baik. Namun, pesaingnya, Martin, naik dari posisi keenam ke posisi kedua. Namun, usahanya untuk menyalip Bagnaia berakhir dengan senggolan di tikungan pertama pada lap ketiga, membuatnya terjatuh dan kehilangan peluang untuk merebut gelar.
Jack Miller dari tim KTM memimpin balapan setelah menyalip Bagnaia di lap ke-15, tetapi ia terjatuh di lap ke-20, membuang peluangnya untuk meraih kemenangan. Dengan lintasan yang bersih di depannya, Bagnaia melintasi garis finis pertama, memastikan gelar juara dunia.
Meskipun Bagnaia harus menahan tekanan dari Fabio Di Giannantonio dan Johann Zarco, keduanya dari tim Gresini Racing dan Pramac Racing, secara berturut-turut, ia berhasil mengamankan posisinya dan merayakan gelar juara.
Kecelakaan yang melibatkan beberapa pembalap, termasuk Marco Bezzecchi, Enea Bastianini, dan Augusto Fernandez, turut memengaruhi dinamika balapan ini. Marc Marquez, juara MotoGP enam kali, juga mengakhiri balapan tanpa hasil setelah terlibat dalam insiden dengan Jorge Martin.
Dengan kemenangan ini, Francesco Bagnaia menutup musim MotoGP dengan gemilang, meraih gelar juara dunia secara beruntun dan menegaskan dominasinya di atas lintasan.


