Ragam  

Menerapkan Gaya Hidup Berkelanjutan: Langkah Kecil Menuju Perubahan Besar

Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional Nita Yulianis (kiri) dan Puteri Indonesia Lingkungan 2023 Yasinta Aurellia (kanan) saat menghadiri acara bincang-bincang bersama di Jakarta, Rabu (23/8/2023). (ANTARA/Vinny Shoffa Salma)

Jakarta, tiradar.id – Gaya hidup berkelanjutan telah menjadi perbincangan yang semakin mendalam dalam upaya menjaga keberlanjutan planet kita. Yasinta Aurellia, Puteri Indonesia Lingkungan 2023, menginspirasi masyarakat untuk mengambil tindakan kecil namun berdampak besar dalam upaya meminimalisasi timbunan sampah dan polusi.

Dalam acara bincang-bincang di Jakarta, Yasinta membagikan beberapa tips yang dapat diterapkan oleh setiap individu dalam menjalani gaya hidup berkelanjutan.

1. Pemakaian Produk Kecantikan Isi Ulang
Yasinta menggarisbawahi pentingnya memilih kosmetik atau produk kecantikan dalam kemasan isi ulang. Dalam dunia yang didominasi oleh produk-produk dengan kemasan yang umumnya sulit terurai, pemakaian produk isi ulang menjadi alternatif yang efektif dalam mengurangi sampah kemasan. Dengan lebih banyak merek yang menawarkan opsi isi ulang, konsumen dapat berkontribusi dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

2. Pilihan Transportasi yang Ramah Lingkungan
Tingkat pencemaran udara yang memprihatinkan di Indonesia menuntut adopsi transportasi umum sebagai solusi. Mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dapat membantu mengurangi emisi gas polutan yang merusak kualitas udara. Berjalan kaki juga dapat menjadi alternatif ketika memungkinkan. Meskipun prasarana pejalan kaki belum ideal, langkah ini menggalakkan kesadaran akan pentingnya transportasi yang ramah lingkungan.

3. Membatasi Dampak Fast Fashion
Industri “fast fashion” telah lama menjadi perhatian karena dampaknya pada lingkungan. Yasinta menegaskan bahwa membeli pakaian bekas dapat membantu mengurangi limbah tekstil. Model-model cepat berganti dalam industri ini menyebabkan peningkatan produksi dan pembuangan pakaian secara cepat pula. Memilih pakaian bekas yang masih layak dan sesuai dengan gaya pribadi adalah cara cerdas untuk mendukung mode berkelanjutan.

4. Mengurangi Pemborosan Makanan
Pentingnya menghindari pemborosan makanan juga ditekankan oleh Yasinta. Setiap tahun, jumlah besar makanan terbuang sia-sia, yang berkontribusi pada masalah limbah dan ketidakseimbangan pangan. Yasinta menyarankan masyarakat untuk lebih bijaksana dalam mengelola makanan mereka, dengan menghabiskan makanan sebanyak mungkin. Di sisi bisnis, tindakan tegas terhadap konsumen yang tidak menghabiskan makanan juga dapat membantu mengurangi pemborosan makanan.

Mengikuti saran-saran Yasinta Aurellia, kita dapat melihat bahwa perubahan besar dimulai dari tindakan-tindakan kecil. Menggunakan produk isi ulang, memilih transportasi ramah lingkungan, mendukung mode berkelanjutan, dan mengurangi pemborosan makanan adalah langkah-langkah yang dapat diambil oleh setiap individu.

Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip gaya hidup berkelanjutan ke dalam rutinitas sehari-hari, kita dapat bersama-sama menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan dan generasi mendatang.

Sumber: ANTARA