Sumedang, tiradar.id – Pj. Bupati Sumedang, Herman Suryatman resmi mengukuhkan pengurus Karang Taruna Kabupaten Sumedang periode 2023-2028 di Gedung Negara, Selasa (16/1/2024).
“Selamat bekerja pengurus Karang Taruna periode 2023-2028. Dengan catatan, pengurus dan anggotanya bisa mendalami apa itu Karang Taruna sebagai mana diatur dalam Peraturan Menteri Sosial Nomor 25 Tahun 2019,” ujar Herman.
Karang taruna merupakan organisasi kemasyarakatan dan dihasilkan dari temu karya karang taruna tempo hari. Tugasnya adalah turut serta mengantisipasi dan menanggulangi permasalahan sosial ditengah-tengah masyarakat serta turut mengembangkan potensi kepemudaan.
Menurut Herman, titik berat Karang Taruna berada di desa/kelurahan namun tentu saja pengurus tingkat kabupaten mempunyai tanggung jawab untuk mampu menggerakan potensi Karang Taruna di 270 desa dan 7 kelurahan agar menjadi bagian dari solusi untuk menyelesaikan berbagai bentuk persoalan sosial.
“Kebetulan Pemkab Sumedang tahun ini akan melaksanakan putaran kedua KKN Tematik Gotong Royong Membangun Desa. Di akhir bulan Januari ini, kita akan turunkan 2.510 mahasiswa dari 51 Perguruan Tinggi ke 251 desa dan 7 kelurahan se-Kabupaten Sumedang,” katanya.
Salah satu indikator kinerja KKN Tematik ini adalah bagaimana meningkatkan literasi masyarakat miskin, bagaimana mewujudkan zero new stunting, bagaimana meningkatkan daya saing desa, bagaimana mendorong inovasi desa dan bagaimana meningkatkan Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos).
“Saat ini Puskesos belum seluruhnya mandiri, jadi hanya ada beberapa yang sudah mandiri. Mudah-mudahan dengan adanya KKN Tematik Membangun Desa bahu membahu dengan karang taruna, Puskesos di Kabupaten Sumedang tahun 2024 bisa seluruhnya mandiri,” katanya.
Ketua Pengurus Karang Taruna Kabupaten Sumedang, Yudi Purwana mengatakan, Karang Taruna Sumedang saat ini mempunyai visi sejahtera, agamis, kreatif, teladan, dan inovatif (SAKTI).
“Kami mengajak SKPD dan kecamatan dapat memerankan kami menjadi mitra dan atau bagian dari kebijakan dilaksanakan di masing-masing lingkup kerjanya. Khususnya Dinas Sosial sebagai pembina fungsional kami,” kata Yudi.(*)


