Jakarta, tiradar.id – Sistem operasi Windows 10 dan Windows 11 adalah produk terbaru dari Microsoft yang sering kali menghadirkan pembaruan sistem secara otomatis. Meskipun pembaruan ini penting untuk menjaga keamanan dan kinerja komputer, terkadang pembaruan otomatis dapat mengganggu produktivitas dan menguras kuota internet. Artikel ini akan membahas cara mematikan fitur pembaruan otomatis di Windows 10 dan Windows 11 agar Anda dapat mengontrol kapan dan bagaimana pembaruan dilakukan.
Windows 10
1. Pembaruan Metered Connection Pilihan pertama untuk mematikan pembaruan otomatis di Windows 10 adalah dengan mengubah koneksi Anda menjadi “metered connection”. Ini akan membuat Windows berpikir bahwa koneksi internet Anda terbatas, sehingga pembaruan akan ditangguhkan secara otomatis. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Buka “Settings” (Pengaturan) dengan menekan tombol “Windows” + “I”.
- Pilih “Network & Internet” (Jaringan & Internet).
- Pilih koneksi yang sedang digunakan.
- Aktifkan opsi “Set as metered connection” (Atur sebagai koneksi berpengukuran).
2. Menggunakan Group Policy Editor Jika Anda menggunakan Windows 10 Pro atau Enterprise, Anda dapat menggunakan Group Policy Editor untuk mengatur pembaruan. Ikuti langkah-langkah ini:
- Tekan “Windows” + “R” untuk membuka “Run” (Jalankan).
- Ketik “gpedit.msc” dan tekan “Enter” untuk membuka Group Policy Editor.
- Pergi ke “Computer Configuration” > “Administrative Templates” > “Windows Components” > “Windows Update”.
- Temukan opsi “Configure Automatic Updates” (Konfigurasikan Pembaruan Otomatis) dan pilih “Enabled” (Diaktifkan).
- Di bawah “Options” (Opsi), pilih “2 – Notify for download and notify for install” (2 – Beritahu untuk mengunduh dan beritahu untuk menginstal).
- Menggunakan Windows Update Settings Alternatif lain adalah dengan mengubah pengaturan pembaruan secara manual:
- Buka “Settings” (Pengaturan).
- Pilih “Update & Security” (Pembaruan & Keamanan).
- Klik “Advanced options” (Opsi lanjutan) di bagian bawah.
- Di bawah “Pause updates” (Jeda pembaruan), Anda dapat menghentikan pembaruan selama beberapa hari.
Windows 11
- Menggunakan Windows Update Settings Cara mematikan pembaruan otomatis di Windows 11 lebih sederhana daripada Windows 10:
- Buka “Settings” (Pengaturan) dengan menekan tombol “Windows” + “I”.
- Pilih “Windows Update” di sisi kiri.
- Klik “Advanced options” (Opsi lanjutan).
- Di bawah “Pause updates” (Jeda pembaruan), Anda dapat menghentikan pembaruan selama beberapa hari.
2. Menggunakan Group Policy Editor (Windows 11 Pro/Enterprise) Jika Anda menggunakan Windows 11 Pro atau Enterprise, Anda juga dapat menggunakan Group Policy Editor seperti di Windows 10.
- Tekan “Windows” + “R” untuk membuka “Run” (Jalankan).
- Ketik “gpedit.msc” dan tekan “Enter” untuk membuka Group Policy Editor.
- Pergi ke “Computer Configuration” > “Administrative Templates” > “Windows Components” > “Windows Update”.
- Temukan opsi “Configure Automatic Updates” (Konfigurasikan Pembaruan Otomatis) dan pilih “Enabled” (Diaktifkan).
- Di bawah “Options” (Opsi), pilih “2 – Notify for download and notify for install” (2 – Beritahu untuk mengunduh dan beritahu untuk menginstal).
Penutup
Mematikan fitur pembaruan otomatis di Windows 10 dan 11 dapat membantu Anda mengontrol kapan pembaruan sistem dilakukan. Namun, penting untuk diingat bahwa pembaruan keamanan sangat penting untuk menjaga sistem Anda tetap aman dari ancaman. Oleh karena itu, pastikan untuk secara berkala memeriksa pembaruan dan mengaktifkan kembali pembaruan otomatis jika Anda telah menonaktifkannya untuk jangka waktu tertentu. Dengan cara ini, Anda dapat menghindari gangguan yang tidak diinginkan sambil menjaga keamanan sistem Anda.


