Jakarta, tiradar.id – Komisi X DPR RI telah menyepakati pembentukan Panitia Kerja (Panja) Pembiayaan Pendidikan guna menyelidiki penyebab kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang terjadi baru-baru ini.
“Kami DPR dalam dua hari kemarin sudah langsung memutuskan untuk membentuk Panja Pembiayaan Pendidikan. Kita ingin tahu kenapa naik, kenapa harus naik signifikan dalam waktu yang tiba-tiba,” ujar Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf Macan Effendi, di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Kamis.
Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi X DPR RI bersama Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).
Panja Pembiayaan Pendidikan, menurut Dede, diperkirakan akan membutuhkan waktu kerja selama 3–4 bulan untuk menggali penyebab kenaikan UKT tersebut.
Dede menegaskan bahwa panja akan memanggil sejumlah pihak terkait untuk mengungkap akar masalah kenaikan UKT. Langkah ini dianggap penting agar Komisi X DPR bisa memberikan rekomendasi yang tepat kepada pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Selain itu, Dede menekankan bahwa asas keadilan dalam pembiayaan pendidikan harus diterapkan, mengingat negara telah mengamanatkan bahwa akses pendidikan harus bisa diperoleh oleh setiap warga negara melalui kebijakan yang ada.
“Jangan sampai pendidikan malah menjebak mahasiswa untuk berutang. Selain mengkaji ulang pembiayaan perguruan tinggi, kami juga akan mengevaluasi pembiayaan baik di pendidikan dasar dan menengah,” lanjutnya.
Sebelumnya, Kemendikbudristek menyatakan bahwa UKT tidak mengalami kenaikan, melainkan terdapat penambahan kelompok UKT di beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek, Tjitjik Sri Tjahjandarie, menjelaskan bahwa penambahan kelompok UKT tersebut dilakukan oleh beberapa PTN untuk memberikan fasilitas kepada mahasiswa dari keluarga mampu.
Dengan adanya Panja Pembiayaan Pendidikan ini, diharapkan akan ditemukan solusi yang adil dan tepat guna mengatasi permasalahan kenaikan UKT yang dikeluhkan oleh banyak mahasiswa.
Sumber: ANTARA

