Jakarta, tiradar.id – Pada hari ketiga belas operasional haji Indonesia, Jumat, Kementerian Agama (Kemenag) RI mencatat bahwa sebanyak 85.782 jamaah calon haji Indonesia telah berada di Arab Saudi. Informasi ini disampaikan oleh Petugas Media Center Haji (MCH) Widi Dwinanda dalam konferensi pers penyelenggaraan ibadah haji yang diikuti secara daring dari Jakarta, Jumat.
“Berdasarkan laporan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pada Kamis, 23 Mei 2024 pukul 21.00 waktu Arab Saudi atau Jumat, 24 Mei 2024 pukul 01.00 WIB, jamaah yang sudah tiba di Tanah Suci berjumlah 85.782 orang,” ujar Widi seperti dikutip dari laman ANTARA, Jumat (24/5/2024).
Widi menjelaskan bahwa seluruh jamaah calon haji yang sudah tiba di Arab Saudi merupakan gabungan dari 218 kelompok terbang (kloter). Semua jamaah tersebut mendarat melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah.
Seluruh jamaah calon haji yang telah tiba merupakan bagian dari 554 kloter jamaah calon haji Indonesia tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi ini. Tahun ini, Indonesia mendapatkan kuota haji sebanyak 241.000, yang terdiri atas 213.320 jamaah reguler dan 27.680 jamaah haji khusus.
Keberangkatan jamaah calon haji tahun ini dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung dari 11 Mei 2024 hingga 23 Mei 2024, sedangkan gelombang kedua berlangsung dari 24 Mei 2024 hingga 10 Juni 2024.
Selain itu, Widi mengumumkan bahwa sebanyak 139 calon haji khusus dari dua Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) juga telah tiba di Tanah Suci. Namun, hingga kini terdapat sepuluh calon haji Indonesia yang dinyatakan meninggal dunia.
Kemenag menyatakan bahwa seluruh jamaah haji yang meninggal dunia setelah masuk embarkasi dan sebelum keluar dari debarkasi akan mendapatkan asuransi dan hajinya akan dibadalkan.
Kemenag juga mengimbau kepada seluruh jamaah calon haji untuk tidak ragu meminta bantuan kepada petugas, baik sebelum keberangkatan, saat berada di pesawat, maupun setelah tiba di Arab Saudi jika mengalami kesulitan dalam melaksanakan ibadah haji.
Untuk memudahkan proses ibadah haji, Kemenag juga mendorong seluruh jamaah calon haji untuk mengunduh aplikasi Pusaka Superapp yang diterbitkan oleh Kemenag RI. Aplikasi ini menyediakan buku panduan ibadah haji, buku panduan ibadah haji lansia, serta video praktik manasik haji.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan yang tersedia, diharapkan seluruh jamaah calon haji Indonesia dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan khusyuk.