Prabowo Subianto Tiba di Canberra untuk Temui PM Australia

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto memberikan keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (13/6/2024). ANTARA/Mentari Dwi Gayati/pri.

Canberra, tiradar.id – Presiden Terpilih Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Canberra pada Senin malam pukul 19.25 waktu setempat.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pertemuan dengan Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, serta Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles, yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 20 Agustus 2024.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha, mengonfirmasi bahwa Prabowo berangkat dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 09.56 WIB.

Kunjungan ini menandai kunjungan kerja pertama Prabowo ke Australia setelah dirinya terpilih sebagai Presiden RI Periode 2024-2029 dalam Pemilihan Presiden 2024.

Sejak ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebagai presiden terpilih pada 24 April 2024, Prabowo telah melakukan kunjungan ke sejumlah negara, termasuk China, Jepang, Malaysia, Yordania, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Prancis, Serbia, dan Rusia.

Dalam pernyataan resminya, Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyampaikan sambutannya terhadap kunjungan Prabowo. Ia menegaskan bahwa Indonesia dan Australia merupakan mitra yang sangat dekat, dan pertemuan ini akan menjadi kesempatan penting untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara.

“Indonesia dan Australia adalah mitra yang paling dekat dan saya menyambut baik kesempatan untuk bertemu dengan Presiden terpilih Prabowo menjelang pelantikannya pada bulan Oktober,” ujar Albanese.

Albanese juga menegaskan komitmen Pemerintah Australia untuk terus bekerja sama dengan Indonesia dalam menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan, serta saling menghormati kedaulatan masing-masing negara.

Sementara itu, Wakil PM sekaligus Menhan Australia, Richard Marles, turut mengungkapkan antusiasmenya terhadap kunjungan Prabowo. Ia menyoroti pentingnya hubungan kerja sama pertahanan antara Australia dan Indonesia, yang telah berkembang pesat selama Prabowo menjabat sebagai Menteri Pertahanan.

“Saya senang karena berkesempatan bekerja dengan dan mengenal Presiden Terpilih Prabowo selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan, karena kami telah membuat langkah besar dalam kerja sama pertahanan kedua negara.

Australia dan Indonesia bekerja sama lebih erat daripada sebelumnya dan memperluas cakupan dan kompleksitas latihan militer kami bersama-sama seiring kami mengatasi tantangan kawasan bersama,” kata Marles.

Kunjungan ini diharapkan dapat semakin memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia, terutama dalam bidang pertahanan dan keamanan kawasan.