Presiden Jokowi Bertolak ke Tokyo, Hadiri KTT ASEAN-Jepang

Presiden RI, Joko WIdodo
Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo menyampaikan sambutan dalam Sidang Pleno Khusus Peringatan HUT ke-20 Mahkamah Konstitusi di Jakarta, Kamis (10/8/2023). ANTARA/Yashinta Difa/am.

Jakarta, tiradar.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berangkat ke Tokyo dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 WIB, untuk menghadiri rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan Jepang yang berlangsung 16-18 Desember 2023.

Dalam konferensi pers sebelum keberangkatan, Presiden Jokowi menegaskan pentingnya hubungan antara Indonesia dan Jepang, serta peran strategis Jepang dalam kerjasama dengan ASEAN.

Presiden Jokowi akan menjalani serangkaian kegiatan di Tokyo, termasuk pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida. Dalam pertemuan ini, keduanya akan membahas kerjasama ekonomi, infrastruktur, transisi energi, mineral kritis, dan kerjasama maritim. Jokowi juga akan memimpin bersama dengan PM Kishida KTT ASEAN-Jepang, di mana mereka akan membahas penguatan kemitraan ASEAN-Jepang yang berorientasi masa depan.

Salah satu fokus utama KTT ASEAN-Jepang adalah mempromosikan ekonomi hijau, percepatan transformasi digital, dan implementasi Pandangan ASEAN tentang Indo-Pasifik (AOIP). Presiden Jokowi dan PM Kishida akan memimpin pertemuan dengan tema “Golden Friendship, Golden Opportunity” untuk merayakan 50 tahun hubungan ASEAN-Jepang.

Selain itu, Presiden Jokowi akan menghadiri KTT ASEAN Zero Emission Community (AZEC), inisiatif yang diluncurkan setelah KTT G20 di Bali tahun lalu. Sebagai co-inisiator AZEC, Indonesia akan berkolaborasi dengan Jepang, Australia, dan negara-negara ASEAN lainnya untuk mewujudkan kawasan bebas emisi.

Jepang berkomitmen memberikan prioritas pertama pendanaan sebesar 500 juta dolar AS kepada Indonesia untuk implementasi program transisi energi dan inisiatif dekarbonisasi publik-swasta.

Dalam konteks ekonomi, Jepang adalah mitra dagang terbesar kedua bagi Indonesia pada 2022. Total perdagangan antara kedua negara mencapai 42 miliar dolar AS, dengan ekspor Indonesia ke Jepang sebesar 24,85 miliar dolar AS dan impor sebesar 17,17 miliar dolar AS. Investasi Jepang di Indonesia pada 2022 mencapai 3,56 miliar dolar AS.

Setelah menyelesaikan semua agenda di Jepang, Presiden Jokowi dan rombongan terbatas dijadwalkan tiba kembali di Tanah Air pada 19 Desember 2023. Kehadiran Presiden dalam KTT ini menandai komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan regional dan mendukung inisiatif global dalam mengatasi isu-isu penting seperti transisi energi dan perubahan iklim.