Lima Tema Utama dalam Debat Cawapres yang Paling Dibahas Netizen

Ilustrasi. Data Drone Emprit menunjukkan Cak Imin menjadi cawapres yang paling banyak mendapat sentimen positif saat debat, yakni 80 persen. (Foto: CNN Indonesia/Adi Ibrahim)

Jakarta, tiradar.id – Debat calon wakil presiden (cawapres) yang berlangsung pada Minggu malam (21/1) menarik perhatian netizen, dengan Big Data Continuum INDEF mengungkap lima kata kunci yang paling banyak dibicarakan selama dan setelah debat berlangsung.

Debat cawapres kedua ini, yang juga merupakan debat Pilpres keempat, mengangkat tema-tema penting seperti pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, masyarakat adat, dan desa.

Selama periode 21 Januari pukul 19.00 WIB hingga 22 Januari pukul 08.00 WIB, INDEF mengumpulkan data dari tiga media sosial utama, yaitu Twitter, X, YouTube, dan TikTok. Totalnya, terdapat 108,914 ribu perbincangan mengenai debat tersebut yang diunggah oleh 85,988 ribu akun media sosial.

Berikut adalah lima tema utama yang mendominasi percakapan masyarakat selama debat:

  1. Food Estate Banyak netizen memberikan pandangan terkait Food Estate, dengan pendapat bahwa program ini memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk mencapai keberhasilan. Meski begitu, mereka juga menyampaikan keprihatinan bahwa kegagalan program ini bisa berpotensi merugikan negara. Selain itu, ada juga tuntutan agar pupuk dipermudah demi membantu petani yang selama ini mengalami kesulitan.
  2. Hilirisasi Muncul istilah ‘apapun temanya, jawabannya hilirisasi’ di media sosial, merujuk pada salah satu paslon yang mengedepankan hilirisasi sebagai program utama. Perbincangan juga melibatkan produksi nikel dan pertanyaan apakah eksplorasi nikel benar-benar menguntungkan negara.
  3. Dana Desa Banyak netizen skeptis terkait realisasi dana desa sebesar Rp5 miliar, dengan beberapa di antaranya tidak percaya bahwa anggaran tersebut akan terwujud. Muncul juga pandangan bahwa kenaikan anggaran tidak selalu berdampak baik dan bisa menjadi celah korupsi.
  4. Green Inflation Netizen turut mengomentari istilah green inflation yang muncul dalam debat. Mereka berpendapat bahwa green inflation bukanlah masalah yang sepele, menunjukkan kesadaran akan pentingnya isu ini.
  5. Mafia Tanah Masalah mafia tanah dinilai sebagai masalah klasik yang belum terselesaikan. Reforma agraria juga menjadi tuntutan netizen agar segera diselesaikan, dengan harapan agar tanah tidak hanya dikuasai oleh segelintir orang.

Percakapan ini mencerminkan ketertarikan dan keprihatinan masyarakat terhadap isu-isu strategis yang diangkat dalam debat cawapres tersebut. Media sosial menjadi platform penting bagi netizen untuk menyampaikan pandangan dan aspirasi mereka terkait masa depan negara.