Subang, tiradar.id- Indikator keberhasilan dan suksesnya pemilu, ada pada tingkat partisipasi pemilih. Demikian diungkapkan Ketua KPU Subang, Abdul Muhyi, Rabu (22/5/2024).
“Apakah partisipasi pemilih itu naik atau tidak, itu yang menjadi tolok ukur berhasil atau tidaknya, sukses atau tidaknya sebuah penyelenggaraan Pilkada, tergantung dari partisipasi yang meningkat dari pilkada sebelumnya,” ujar Muhyi.
Menurut Muhyi, naiknya tingkat partisipasi pemilih yang menjadi tolok ukur keberhasilan dan kesuksesan Pilkada Serentak 2024 nanti, garda terdepannya ada di badan ad hoch atau PPK.
“PPK ini memiliki posisi strategis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat tersebut,” tambahnya.
Artinya, tambah Muhyi, proses-proses yang dijalankan PPK dari tahapan demi tahapan Pilkada Serentak nanti, akan memberikan dampak yang positif dalam mewujudkan tingkat partisipasi yang ditargetkan 80 persen dari 77 persen dari tingkat partisipasi pilkada sebelumnya.
“Dengan meningkatnya partisipasi sesuai target, diharapkan dapat berimbas terhadap pilkada yang berkualitas, sehingga berdampak juga terhadap kesejahteraan masyarakat, sesuai dengan tujuan dari Pilkada yang diamanatkan Undang-undang,” tegas Muhyi. (*)