Ragam  

BAZNAS Perbaiki Rumah Roboh,Dio Gelorakan Gotong Royong Infak Sedekah

Dio Permana Pengurus Karang taruna Kabupaten Subang

Subang,tiradar.id – Pengurus Karang Taruna Kabupaten Subang, Dio Permana, mengapresiasi berbagai program BAZNAS Kabupaten Subang, dinilai memberikan manfaat nyata dan mudah diakses oleh masyarakat.

Menurut Dio, program BAZNAS sangat membantu banyak warga, terutama masyarakat kecil yang sedang menghadapi kesulitan ekonomi maupun musibah.

“Program-program BAZNAS ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Prosesnya juga relatif mudah dan tepat sasaran, sehingga masyarakat yang membutuhkan bisa segera terbantu,” ujar Dio, pada Rabu (13/5/2026).

Penampakan rumah roboh sebelum mendapatkan bantuan BAZNAS

Ia mencontohkan, belum lama ini dirinya memfasilitasi warga yang rumahnya roboh. Setelah dilakukan pengajuan, warga tersebut mendapatkan anggaran stimulan untuk memperbaiki rumahnya.

“Alhamdulillah, beberapa waktu lalu kami memfasilitasi warga yang rumahnya roboh, dan akhirnya mendapatkan bantuan stimulan untuk perbaikan rumah. Ini bukti bahwa program BAZNAS benar-benar hadir dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Dio menilai, pola pelayanan cepat dan menyentuh kebutuhan masyarakat bawah menjadi kekuatan BAZNAS membantu pemerintah menangani persoalan sosial di tengah masyarakat.

Ke depan, Dio juga mendorong adanya kolaborasi yang lebih luas antara Karang Taruna dengan BAZNAS. Menurutnya, sinergi tersebut tidak hanya sebatas memfasilitasi bantuan sosial, tetapi harus diperluas melalui pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) hingga ke tingkat bawah.

“Kedepannya kami berwacana Karang Taruna bisa berkolaborasi lebih jauh dengan BAZNAS. Tidak semata memfasilitasi bantuan, tetapi juga menginisiasi pembentukan UPZ di tiap kecamatan, desa/kelurahan, bahkan bisa menyasar hingga tingkat dusun dan RW,” ungkapnya.

Ia berharap langkah tersebut dapat memperkuat budaya gotong royong dan solidaritas sosial di tengah masyarakat, sekaligus memperluas jangkauan pelayanan zakat agar semakin dekat dengan warga.

“Kalau UPZ bisa hadir sampai tingkat desa bahkan RW, tentu potensi zakat dan kepedulian sosial masyarakat akan semakin besar. Dampaknya juga akan lebih banyak dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya.