Ragam  

Pemberitahuan Hoax: Presiden Prabowo Tidak Mengumumkan Libur 45 Hari Saat Ramadan

Jakarta, tiradar.id – Baru-baru ini, beredar sebuah video di media sosial TikTok yang menampilkan tangkapan layar dari Instagram dengan narasi yang mengklaim bahwa Presiden Prabowo secara resmi mengumumkan sekolah akan libur selama 45 hari saat bulan Ramadan pada Maret mendatang. Klaim ini telah menarik perhatian masyarakat luas, terutama para pelajar dan orang tua.

Fakta yang Sebenarnya
Setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut tidak benar. Hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi dari Presiden Prabowo terkait kebijakan libur 45 hari untuk sekolah selama Ramadan. Informasi ini juga telah dikonfirmasi melalui sumber resmi, termasuk pemberitaan dari antaranews.com.

Sebenarnya, wacana tentang libur sekolah saat Ramadan pernah diungkapkan oleh Wakil Menteri Agama, Romo HR Muhammad Syafi’i, beberapa waktu lalu. Namun, Syafi’i menyatakan bahwa belum ada pembahasan resmi mengenai hal tersebut. Artinya, isu ini masih berupa wacana dan belum menjadi keputusan pemerintah.

Waspada Hoax dan Selalu Cek Fakta
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama dari media sosial. Pastikan berita yang Anda terima berasal dari sumber resmi dan terpercaya. Menyebarkan informasi yang belum terverifikasi hanya akan menimbulkan kebingungan di masyarakat.

Jika Anda menemukan klaim serupa di media sosial, laporkan melalui fitur pelaporan platform terkait untuk membantu menghentikan penyebaran hoax.

Informasi yang mengklaim Presiden Prabowo mengumumkan libur 45 hari untuk sekolah selama Ramadan adalah hoax. Mari bijak dalam bermedia sosial dan selalu verifikasi kebenaran suatu informasi sebelum menyebarkannya.