
Purwakarta, tiradar.id,- Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, usai bertakziah ke rumah duka Sumarna, satpam obyek vital Jatiluhur yang diduga tewas terbunuh, dengan kondisi tangan terborgol dan tenggelam di danau Jatiluhur, menghimbau kepada Kepolisian resort Purwakarta untuk tidak mencari kambing hitam untuk dijadikan pelaku dalam kasus kematian satpam ini.
Rieke pun sangat mengapresiasi kinerja kepolisian yang terus berupaya dalam mengungkap tabir kematian Sumarna yang menjadi perhatian halayak banyak.
Kehadiran anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka di rumah duka, guna memberikan dukungan moral bagi istri dan anak anak almarhum Sumarna, apalagi Sumarna merupakan tulang punggung keluarganya.
“Saya harap polisi tidak ceroboh dalam mengungkap tabir pelaku di balik kematian Sumarna, apalagi sampai ada yang di kambing hitamkan” tegas Rieke.
Pantauan di rumah duka, Rieke Diah Pitaloka yang di dampingi Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein berbincang bincang dengan Siti Maryam istri almarhum Sumarna.
Tidak hanya soal kinerja kepolisian yang di sorot Rieke Diah Pitaloka, tetapi momentum pembenahan bagi Perum Jasa Tirta 2 selalu pengelola waduk Jatiluhur yang menjadi obyek vital nasional, agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali. (Supriyadi)