Benarkah Brown Sugar Lebih Aman untuk Penderita Diabetes?

Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyGorulko

Jakarta, tiradar.id – Penderita diabetes sering kali harus memperhatikan dengan ketat asupan gula harian mereka. Dalam upaya untuk menjaga kadar gula darah tetap terkendali, banyak dari mereka mulai beralih dari gula putih ke brown sugar. Namun, apakah benar brown sugar lebih aman bagi penderita diabetes?

Perbandingan Kandungan Gula Putih dan Brown Sugar

Menurut Healthline, baik brown sugar maupun gula putih berasal dari bit gula atau tanaman tebu, sehingga secara nutrisi, keduanya memiliki kesamaan. Perbedaannya terletak pada proses pembuatannya. Brown sugar biasanya dibuat dengan menambahkan molase ke gula putih olahan, yang memberikan warna lebih gelap dan menambahkan sedikit vitamin dan mineral.

Namun, jika kita melihat dari segi berat, brown sugar sedikit lebih rendah kalori dan karbohidrat dibandingkan gula putih. Selain itu, brown sugar juga mengandung lebih banyak kalsium, zat besi, dan potasium, meskipun jumlah nutrisi ini dalam satu porsi tidak signifikan.

Efek Konsumsi Gula Putih dan Brown Sugar Terhadap Diabetes

Perlu diperhatikan bahwa sukrosa, yang merupakan komponen utama dalam brown sugar dan gula putih, dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Sukrosa memiliki peringkat tinggi dalam indeks glikemik diabetes, yang artinya dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat setelah dikonsumsi.

Kedua jenis gula ini, baik gula putih maupun brown sugar, dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah, mirip dengan efek yang dihasilkan oleh beberapa jenis karbohidrat. Oleh karena itu, penderita diabetes tetap harus berhati-hati dalam mengonsumsi keduanya.

Rekomendasi Asupan Gula Harian

Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan agar konsumsi gula harian tidak melebihi 50 gram per hari, setara dengan sekitar 4 sendok makan. Dengan rekomendasi ini, baik gula putih maupun brown sugar tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan.

Penting untuk diingat bahwa, terlepas dari jenis gula yang dikonsumsi, penderita diabetes harus selalu menjaga kadar gula darah mereka agar tetap dalam batas yang sehat. Ini adalah langkah penting dalam mengelola diabetes, terutama untuk mencegah risiko komplikasi jangka panjang.

Mengubah Pola Makan untuk Mengelola Diabetes

Baik brown sugar maupun gula putih dianggap sebagai bahan tambahan gula dalam makanan. Pengonsumsiannya berlebihan dapat menyebabkan penurunan sensitivitas insulin dan meningkatkan risiko berkembangnya beberapa kondisi kronis.

Sebagai alternatif, penderita diabetes disarankan untuk mengubah pola makan mereka dengan mengurangi asupan gula dan karbohidrat. Mengonsumsi makanan yang kaya serat, biji-bijian utuh, sayuran, dan buah-buahan adalah langkah yang lebih bijak dalam menjaga kadar gula darah tetap terkendali.

Dalam kesimpulan, meskipun brown sugar mungkin memiliki sedikit keunggulan nutrisi dibandingkan gula putih, keduanya tetap harus dikonsumsi dengan bijak oleh penderita diabetes. Yang paling penting adalah menjaga kadar gula darah tetap stabil dengan mengikuti rekomendasi dokter dan mengadopsi pola makan yang sehat dan seimbang.