Jakarta, tiradar.id – Lingkaran hitam di bawah mata menjadi salah satu masalah kecantikan yang sering mengganggu, baik bagi pria maupun wanita. Tidak hanya membuat wajah terlihat lelah, tetapi juga dapat mencerminkan gaya hidup yang kurang sehat atau kekurangan tidur.
Dr. Rinky Kapoor, seorang konsultan dermatologis, dermatologis kosmetik, dan ahli bedah dermatologi, memberikan wawasan dan saran mengenai masalah ini.
Salah satu penyebab utama lingkaran hitam adalah dehidrasi. Kurangnya asupan air dapat membuat kulit di bawah mata menjadi kusam dan berkerut, memperburuk tampilan lingkaran hitam. Oleh karena itu, penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air sepanjang hari.
Paparan sinar matahari yang berlebihan juga dapat menyebabkan lingkaran hitam. Sinar UV dapat memecah serat kolagen dan elastin, membuat kulit di bawah mata menjadi lebih tipis dan transparan. Faktor genetik juga turut berperan, di mana seseorang dapat mewarisi kecenderungan ini dari orang tua atau kerabat dekat.
Dr. Kapoor merekomendasikan beberapa opsi pengobatan untuk mengatasi lingkaran hitam di bawah mata. Salah satunya adalah penyuntikan filler ke area cekung di bawah mata untuk mencerahkan dan mengurangi bengkak.
Terapi laser juga merupakan pilihan populer yang menargetkan pigmen penyebab perubahan warna dan merangsang produksi kolagen untuk meningkatkan elastisitas kulit.
Perawatan topikal juga dapat membantu, seperti krim dan serum yang mengandung retinol, vitamin C, atau peptida. Penggunaan asam alfa-hidroksi dalam pengelupasan kimiawi dapat membantu mengurangi pigmentasi di bawah mata.
Di samping perawatan medis, metode rumahan seperti menggunakan susu dan kulit kentang, serta melakukan pijatan wajah di sekitar mata, juga dapat membantu meningkatkan sirkulasi dan menghaluskan penampilan.
Penting untuk melindungi kulit di sekitar mata dari sinar UV dengan menggunakan tabir surya saat beraktivitas di luar rumah. Selain itu, menjaga hidrasi kulit dengan minum cukup air sepanjang hari adalah langkah penting untuk mencegah kekeringan yang dapat menyebabkan perubahan warna.
Terakhir, tidur yang cukup, menghindari rokok, dan mengurangi konsumsi alkohol juga dapat berkontribusi positif dalam menjaga kesehatan kulit dan mengurangi risiko lingkaran hitam. Dengan kombinasi perawatan medis dan perubahan gaya hidup, masalah lingkaran hitam di bawah mata dapat diatasi dengan lebih efektif.


