Ragam  

Menggali Manfaat Tawas sebagai Deodoran Alami dan Perawatan Kulit

Jakarta, tiradar.id – Penggunaan tawas sebagai deodoran alami sedang menjadi pembicaraan hangat di kalangan warganet di media sosial X. Beberapa di antara mereka berbagi pengalaman positif setelah mencoba menggunakan tawas sebagai pengganti deodoran konvensional.

Pemilik akun @kim*** menjelaskan, “Tawas dapat digunakan sebagai produk deodoran dan antiperspiran alami untuk melawan bakteri yang memicu bau ketiak dan mengurangi keringat berlebih.”

Pendapat serupa juga disampaikan oleh pemilik akun @cinna***, “Pakai tawas bener” life changing banget. Jadiin ini sebagai pengganti deodorant, no more ketiak basah dan bau. Ga bikin keti item, malah cerahan.”

Tidak hanya itu, pemilik akun @bian** menambahkan, “Tawas ga bikin baju kuning juga jadi aman untuk sehari-hari. 1 botol cuma 8 ribuan dan tahan 3-4 bulan.”

Lalu, apa sebenarnya tawas itu?

Tawas, atau Potassium alum, adalah senyawa garam yang mengandung molekul air, logam alkali, dan ion sulfat. Berbentuk kristal, tawas memiliki sifat isomorf dan larut dalam air dengan tingkat kelarutan yang berbeda-beda tergantung pada jenis logam dan suhu. Tawas yang umumnya digunakan sebagai deodoran adalah jenis tawas potasium dalam bentuk bubuk halus.

Tawas memiliki sifat antiseptik dan astringen yang berasal dari zat anti-microbialnya. Ini membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau badan. Menurut Food and Drug Administration (FDA), tawas aman digunakan sebagai deodoran.

Namun, seperti halnya penggunaan produk apapun, perlu diperhatikan risiko dan manfaatnya. Beberapa orang mungkin mengalami efek samping seperti iritasi, gatal, sensasi terbakar, kulit kering, dan kemerahan, bahkan hingga reaksi alergi.

Selain digunakan sebagai deodoran, tawas juga memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan kulit, di antaranya:

1. Mencerahkan Ketiak
Tawas dapat membantu mengangkat minyak, kotoran, dan sel-sel kulit mati di area ketiak, membuat warnanya tampak lebih cerah.

2. Menghaluskan Kulit
Kemampuan tawas dalam mengangkat kotoran dan minyak berlebih juga dapat membantu mengatasi kulit ketiak yang kasar setelah dicukur.

3. Mencegah Kemerahan
Efek astringen tawas dapat menenangkan kulit setelah bercukur atau waxing, mencegah iritasi dan pertumbuhan rambut ke dalam.

4. Mengobati Jerawat
Mineral dalam tawas membersihkan kulit dari bakteri, membantu mengencangkan pori-pori, dan mengurangi luka akibat jerawat.

5. Mengatasi Keriput
Tawas dianggap dapat mengencangkan kulit, membantu mengurangi tampilan keriput akibat penuaan dini.

Meski demikian, sebaiknya konsultasikan penggunaan tawas sebagai perawatan kulit dengan ahli dermatologi. Dengan pemahaman yang tepat, kita dapat memanfaatkan kebaikan alam, seperti tawas, sambil menjaga kesehatan dan kenyamanan kulit kita.