Jakarta, tiradar.id – Meta terus berinovasi dengan upayanya untuk menghadirkan produk-produk yang diperkuat oleh kecerdasan buatan generatif kepada lebih banyak pengguna. Salah satu langkah terbaru yang diambil oleh Meta adalah dengan melakukan eksperimen untuk menempatkan Meta AI di kolom pencarian Instagram.
Menurut laporan dari TechCrunch, kueri pencarian yang dimasukkan ke dalam kolom pencarian Instagram akan mengarahkan pengguna ke percakapan langsung dengan Meta AI melalui DM (Direct Messages). Dalam percakapan tersebut, pengguna dapat bertanya atau menggunakan prompt yang telah disediakan sebelumnya oleh Meta.
Desain layar prompt Meta AI memang menarik perhatian banyak pihak. CEO Perplexity AI, Aravind Srinivas, menunjukkan bahwa antarmuka tersebut menggunakan desain yang serupa dengan layar pencarian startup tersebut. Ini menunjukkan komitmen Meta dalam menghadirkan pengalaman pengguna yang intuitif dan familiar.
Selain sebagai alat komunikasi dengan AI, fitur ini juga memiliki potensi untuk membantu pengguna menemukan konten baru di Instagram. Contohnya, pengguna dapat mengetuk prompt seperti “Beautiful Maui sunset Reels” untuk mencari Reels yang berkaitan dengan topik tersebut.
Beberapa pengguna bahkan telah melaporkan bahwa mereka dapat meminta Meta AI untuk memberikan saran Reels, menunjukkan bahwa Meta sedang mempertimbangkan penggunaan kecerdasan buatan generatif untuk menampilkan konten baru dari platform seperti Instagram.
Meskipun Meta telah mengonfirmasi eksperimennya dengan TechCrunch, perusahaan belum memberikan detail apakah mereka menggunakan teknologi kecerdasan buatan generatif dalam proses pencarian.
“Pengalaman kami yang didukung oleh kecerdasan buatan generatif sedang dalam pengembangan dalam berbagai fase, dan kami sedang menguji berbagai macam secara publik dalam kapasitas terbatas,” kata juru bicara Meta kepada TechCrunch.
Dengan meningkatnya permintaan konten berkualitas di Instagram, tidak mengherankan jika Meta berupaya memanfaatkan kecerdasan buatan generatif untuk meningkatkan kualitas pencarian di platform tersebut. Selain itu, Meta juga berambisi untuk membuat Instagram memiliki kemampuan temukan yang sebanding atau bahkan melampaui platform lain seperti TikTok.
Sebagai catatan, tahun lalu Google telah memperkenalkan fitur perspektif baru untuk menampilkan hasil dari platform seperti Reddit dan TikTok. Baru-baru ini, reverse engineer Alessandro Paluzzi juga mencatat bahwa Instagram sedang mengembangkan opsi bernama “Visibility off Instagram”, yang mungkin akan memungkinkan pengguna untuk melihat posting sebagai bagian dari hasil mesin pencarian.
Dengan terus melakukan inovasi dan eksperimen, Meta tampaknya serius dalam misinya untuk meningkatkan pengalaman pengguna dan memanfaatkan potensi kecerdasan buatan generatif dalam berbagai aspek produknya, termasuk Instagram.


