Subang, tiradar.id – Sebuah peristiwa tragis mengguncang jalanan di Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Sabtu lalu, ketika sebuah bus pariwisata mengalami kecelakaan maut.
Bus yang mengangkut rombongan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lingga Kencana Depok, dari arah Bandung menuju Subang, terguling di jalan turunan Ciater. Kecelakaan itu meninggalkan gambaran yang menakutkan, dengan penumpang yang berserakan di sepanjang jalanan.
Bus dengan nomor polisi AD 7524 OG itu dilaporkan terguling, dan para penumpangnya dilaporkan ada yang sampai terjepit di dalam bus. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Subang, Asep Setia Permana, menyatakan bahwa situasi saat kejadian begitu mencekam.
“Bus dalam keadaan terbalik. Kami datang semua dalam kondisi histeris dan langsung kami lakukan evakuasi,” ungkapnya.
Petugas yang datang ke lokasi segera bertindak cepat untuk menyelamatkan para korban dan membawa mereka ke puskesmas dan rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan. Beberapa korban luka-luka dibawa ke Puskesmas Jalancagak, Puskesmas Palasari Ciater, dan RS Mitra Medika Tambakan.
Korban yang meninggal dunia dalam tragedi ini dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng. Dari informasi yang berhasil dihimpun, ada 11 orang yang meninggal dunia dalam kecelakaan ini, peristiwa ini telah menyisakan duka yang mendalam bagi keluarga korban.
Selain bus pariwisata, kecelakaan juga melibatkan satu mobil minibus dan dua pengendara sepeda motor. Penyebab pasti dari tragedi ini masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, namun beberapa saksi di lokasi menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi saat bus melintas dari Bandung menuju Subang dan tiba-tiba kehilangan kendali di jalan menurun Ciater.
Kepolisian memberikan update informasi pada Sabtu, 11 Mei 2024 pukul 23.40 WIB, bahwa sebanyak 11 orang telah meninggal dunia akibat kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Ciater, Subang. Berikut adalah daftar nama korban kecelakaan yang saat ini ditangani di berbagai fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit maupun Puskesmas.
Laki-laki:
- Ahmad Fauzi
- Julian
- Kurnia Adi Dharma
- Dewa Pandudi
- Muhammad Saban
- M. Faturrahman
- Fauzi Andiansyah
- Aria Nova
- Yaneri
- Fahmi
- Robi Kurniawan
- Damar
- Fahrurozi
- Rizky Putra Nugraha
- Gerak Ramadhan
- Samsu Ramadhan
- Sadira
- M. Rizky
Perempuan:
- Fauziah
- Meta
- Devi Lestari
- Wihartanti
- Nadia Putri
- Rindu
- Nona Anisa Fitri
- Nadia Parina
- Monica
- Titin
- Rani Oktaviani
- Nindi
- Renana
- Suci
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan dalam perjalanan, terutama ketika menggunakan moda transportasi umum seperti bus pariwisata. Dalam situasi apapun, keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama bagi semua pihak terkait, baik pengemudi maupun penumpang.

