Subang, tiradar.id – Pencurian motor atau yang sering disebut sebagai curanmor telah menjadi perhatian serius bagi warga Desa Jabong, Kecamatan Pagaden.
Pada Selasa malam (14/5) sekitar pukul 21.30 WIB, keberanian warga dalam menangkap pelaku curanmor berhasil. Namun, keberhasilan ini tidak terlepas dari emosi yang memuncak, sehingga pelaku hampir menjadi bulan-bulanan massa.
Situasi yang memanas tersebut akhirnya teratasi ketika aparat kepolisian datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Langkah cepat dari kepolisian berhasil mengamankan pelaku dan meredakan ketegangan di antara massa yang marah.
Setelah diamankan, pelaku langsung dibawa ke kantor polisi setempat untuk diproses hukum lebih lanjut. Penyelidikan mendalam pun dilakukan oleh pihak berwenang untuk mengungkap lebih lanjut tentang insiden ini.
Kepolisian mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Mereka diminta untuk mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat kepolisian. “Biarkan hukum yang berbicara dan kami akan memastikan pelaku mendapat hukuman yang setimpal,” kata salah seorang perwira polisi.
Reaksi warga terhadap penangkapan ini bercampur lega dan harapan. Mereka berharap situasi keamanan di Desa Jabong akan lebih terjaga setelah keberhasilan ini. Namun, kepolisian juga mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan melapor jika menemui aktivitas mencurigakan di sekitar mereka.
Selain itu, kepolisian juga berencana untuk meningkatkan patroli di wilayah tersebut guna mencegah tindak kriminalitas yang semakin meresahkan. Kasus ini menjadi tambahan dari serangkaian penangkapan pelaku curanmor di wilayah Subang, yang menunjukkan keseriusan kepolisian dalam memberantas kejahatan di daerah tersebut.

