Ragam  

Tips Menjaga Kesehatan Lansia saat Menjalani Ibadah Haji

Jamaah calon haji selepas tiba di Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA), Madinah, Minggu (12/5/2025). ANTARA/MCH/Andryanto/aa.

Jakarta, tiradar.id – Lansia yang sedang melakukan perjalanan jauh, seperti Haji, memerlukan perhatian khusus terkait kesehatan mereka. Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, SpGK (K), seorang ahli gizi lulusan Universitas Indonesia, memberikan beberapa saran penting untuk lansia yang beribadah Haji agar tetap sehat selama perjalanan.

Hindari Kopi dan Minuman Dingin saat Perut Kosong

Dr. Luciana menekankan pentingnya menghindari konsumsi kopi atau minuman dingin dalam keadaan perut kosong.

“Minum kopi atau minuman es dalam kondisi perut kosong bisa menyebabkan maag, terutama di kondisi cuaca panas seperti di Arab Saudi. Konsumsi cabai juga harus diperhatikan sesuai dengan toleransi masing-masing individu, karena jika sakit di sana akan merepotkan,” ujarnya dalam wawancara via telepon di Jakarta, Selasa seperti yang dikutip dari laman ANTARA, Rabu (22/5/2024).

Batasi Minuman dengan Pemanis Tinggi dan Garam

Selain itu, Dr. Luciana mengingatkan untuk menghindari minuman yang mengandung pemanis tinggi atau air mineral dengan kandungan garam. Minuman seperti ini dapat menyebabkan rasa haus yang berlebihan, yang bisa berujung pada dehidrasi.

Selalu Bawa Tumbler

Agar tetap terhidrasi, disarankan untuk selalu membawa tumbler atau botol minum. “Jika bisa, bawa tumbler ke mana-mana karena ada tempat yang sulit mencari air. Kadang mau beli air mineral atau botol juga tidak selalu ada yang jual,” kata Luciana.

Pentingnya Membawa Obat-obatan dan Alat Kesehatan

Untuk menjaga kesehatan, lansia juga diingatkan untuk tidak lupa membawa obat-obatan rutin yang biasa diminum dan selalu memantau kesehatan dengan membawa alat kesehatan seperti alat tensi atau alat cek gula darah. Pengecekan kesehatan perlu dilakukan secara rutin selama perjalanan, meskipun merasa dalam kondisi baik.

Lakukan Imunisasi Sebelum Berangkat

Melakukan imunisasi sebelum perjalanan jauh juga sangat penting untuk mencegah penyakit menular yang mungkin ada di tempat tujuan.

Tidur yang Cukup

Untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan, lansia juga disarankan untuk tidur yang cukup. Jika mengalami kesulitan tidur, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan obat yang diperlukan. “Tidur harus cukup, jangan memaksakan diri jika sudah merasa lelah. Bawa alat kesehatan seperti alat tensi, alat ukur nadi, dan alat cek gula darah jika diperlukan,” sarannya.

Menjalani ibadah Haji bagi lansia memerlukan persiapan khusus terutama terkait kesehatan. Dengan mengikuti saran dari Dr. Luciana B. Sutanto, lansia dapat menjalani ibadah dengan lebih nyaman dan aman.

Menghindari konsumsi yang berpotensi mengganggu kesehatan, membawa peralatan dan obat-obatan yang diperlukan, serta memastikan hidrasi dan istirahat yang cukup adalah langkah-langkah penting yang harus diperhatikan.