Jakarta, tiradar.id – Pada Idul Adha 1444 Hijriah yang jatuh pada tahun 2024 Masehi, warga Jakarta memilih sapi dari Bali sebagai hewan kurban. Di salah satu daerah di Jakarta Timur, yaitu Cakung, pedagang sapi Jaja Harga mencatat bahwa sapi Bali menjadi primadona di kalangan masyarakat yang hendak berkurban.
Jaja menyebutkan bahwa pembeli sapi Bali datang dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk pejabat, pengusaha, dan warga dari kalangan ekonomi bawah.
“Di sini pembeli dari kalangan pejabat juga ada, semua kalangan beli, dari kalangan ekonomi bawah sampai pejabat, pengusaha mereka semua antusias untuk beli sapi kurban, karena momennya sekarang Hari Raya Idul Kurban,” tutur Jaja seperti dilansir prfmnews.id dari ANTARA, Minggu 16 Juni 2024.
Jaja mengungkapkan bahwa dirinya mendatangkan sebanyak 330 ekor sapi dari Bali untuk memenuhi permintaan kurban tahun ini. Hingga Sabtu, 15 Juni 2024, hanya tersisa lima ekor sapi dengan ukuran kecil yang belum terjual. Harga sapi kurban yang dijual Jaja bervariasi, mulai dari Rp18 juta untuk ukuran kecil hingga lebih dari Rp40 juta untuk sapi dengan berat sekitar 500 kilogram.
“Malah sampai sekarang itu banyak yang nyari sapi besar sapi Bali dengan kisaran 500 kilogram. Sampai saat ini kami masih (menjual) di sapi bali karena sesuai minat pembeli yang memang mencari jenis sapi tersebut,” tambah Jaja.
Sapi Bali diminati oleh berbagai kalangan masyarakat karena beberapa keunggulan yang dimilikinya. Daging sapi Bali dikenal memiliki serat yang padat dan kadar air yang rendah. Dari segi fisik, sapi Bali juga memiliki tulang yang kecil, daging yang padat, serta kulit yang tipis. Keunggulan-keunggulan ini membuat sapi Bali menjadi pilihan utama bagi mereka yang hendak berkurban pada Hari Raya Idul Adha.
Para pedagang seperti Jaja menyesuaikan penawaran mereka dengan kebutuhan pasar. Dengan demikian, sapi Bali yang paling banyak diminati oleh masyarakat, termasuk pejabat dan masyarakat umum, tetap tersedia dalam jumlah yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan kurban pada Hari Raya Idul Adha.
Tidak hanya pedagang, tetapi juga masyarakat umum menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap sapi Bali. Ini membuktikan bahwa sapi Bali memang memiliki tempat istimewa di hati masyarakat yang merayakan Idul Adha.
Keunggulan dari segi kualitas daging dan karakteristik fisiknya menjadikan sapi Bali pilihan yang tepat untuk kurban, tidak hanya bagi pejabat dan pengusaha, tetapi juga bagi seluruh lapisan masyarakat.


