Jakarta, tiradar.id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa para pelaku korupsi merasa tidak senang melihat upaya pemerintah dalam memperbaiki sistem di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidatonya pada Perayaan Natal Nasional 2024 di Indonesia Arena, GBK, Jakarta, Sabtu malam.
“Si koruptor-koruptor itu, si maling-maling itu, tidak rela, tidak rela ada pemerintah Indonesia ingin membenahi diri, kita akan digoyang akan dibikin isu ini itu,” ujar Prabowo dalam kesempatan tersebut.
Presiden menekankan bahwa tantangan dalam memberantas korupsi memerlukan dukungan penuh dari seluruh rakyat Indonesia. Ia meminta masyarakat untuk bersabar dan ikut berjuang dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan melayani.
“Rakyat menuntut pemerintahan yang bersih, dan saya dipilih oleh rakyat. Seluruh aparat pemerintah Indonesia, bersihkan dirimu masing-masing,” tambahnya dengan tegas.
Selain itu, Prabowo menyoroti pentingnya pertobatan bagi pelaku korupsi, namun ia menekankan bahwa pengembalian uang hasil korupsi adalah prioritas utama.
“Bukan saya maafkan koruptor. Tidak! Orang yang bertaubat, ya, tetapi kembalikan dong yang kau curi. Enak saja, sudah nyolong, bilang aku bertaubat, yang kau curi harus kau kembalikan,” ucapnya.
Dengan pernyataan ini, Prabowo menunjukkan komitmennya dalam memberantas korupsi dan membangun pemerintahan yang transparan dan berintegritas. Ia juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah untuk terus menjaga kebersihan diri dan integritas dalam menjalankan tugasnya.


